Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

17 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

MUI: Wabah PMK Perlu Direspons Secara Proporsional

Jumat 01 Jul 2022 10:51 WIB

Red: Agung Sasongko

Seorang pedagang mengikat tali pengikat sapi ke kandang di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (29/6/2022). Menurut pedagang tersebut, wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) telah menyebabkan menurunnya penjualan sapi kurban dan terbatasnya pasokan sapi, sementara sapi kurban di lokasi tersebut dibandrol seharga Rp21 juta - Rp60 juta per ekor tergantung berat badan.

Seorang pedagang mengikat tali pengikat sapi ke kandang di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (29/6/2022). Menurut pedagang tersebut, wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) telah menyebabkan menurunnya penjualan sapi kurban dan terbatasnya pasokan sapi, sementara sapi kurban di lokasi tersebut dibandrol seharga Rp21 juta - Rp60 juta per ekor tergantung berat badan.

Foto: ANTARA/Agha Yuninda
MUI menekankan pentingnya merespons wabah PMK secara proporsional

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan mengemukakan bahwa wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada binatang ternak mesti direspons secara proporsional."Banyak cara yang sesungguhnya bisa kita lakukan untuk mengatasi penyakit mulut dan kuku atau PMK ini, di antaranya kita harus menyikapi ini secara proporsional

Baca Juga

Baca Selengkapnya di ihram.co.id

sumber : Antara
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile