Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

 

18 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tangsel Klaim Nihil Laporan Pungli PPDB 2022

Jumat 01 Jul 2022 12:21 WIB

Rep: Eva Rianti/ Red: Dwi Murdaningsih

Foto: Republika/Thoudy Badai
PPDB tingkat TK, SD, SMP di Tangsel telah berlangsung pada bulan Mei hingga Juni 2022

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengklaim tidak ada laporan kasus pungutan liar (pungli) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun Ajaran 2022/2023 di Kota Tangsel, Banten. Jika terbukti ada kasus pungli dalam PPDB, pihak Dindik memastikan akan menjatuhkan sanksi kepada pihak-pihak terkait yang terlibat. 

"Sejauh ini belum ada laporan, tidak ada (pungutan liar). Kami masih fokus nunggu alternatif diterima di negeri, belum ada yang ngadu (soal pungutan liar)," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel Deden Deni, Jumat (1/7/2022).
 
PPDB tingkat TK, SD, SMP di Tangsel telah berlangsung pada bulan Mei hingga Juni 2022. Dijadwalkan, 11Juli 2022 mendatang menjadi hari pertama masuk sekolah pada tahun ajaran baru ini. 
 
Deden mengatakan tidak membenarkan praktek pungli dalam pelaksanaan PPDB. Namun, jika ada praktek tersebut, dia meminta untuk dilaporkan dengan adanya bukti-bukti. Pihaknya lalu akan melakukan penindakan terhadap aksi tersebut. 
 
"Itu tidak dibenarkan. Langsung dilihat sejauh mana kesalahannya, segede apa kesalahannya, itu kan masing-masing ada nilainya. Kalau terbukti melakukan pungli sudah jelas ada sanksi dan ketentuannya," ujar dia. 
 
Deden memastikan akan memberikan sanksi kepada pihak-pihak institut pendidikan yang terlibat pada aksi pungli PPDB. Sanksinya beragam, diantaranya penurunan pangkat dan pemecatan. 
 
"Sanksi berat bisa turun pangkat dan bisa dipecat kalau terbukti mereka melakukan pungli. Yang jelas kalau ada pungli harus dicegah, jangan sampai terjadi. Langsung saja mengadu atau melaporkan ke Dindik, Dindik melayani kok," ujar dia.
 

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 

 

 

 

 

 

hide ads show ads
desktop mobile