Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

 

21 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pengiriman Kendaraan Tesla Turun Akibat Lockdown di China

Ahad 03 Jul 2022 11:56 WIB

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi

Logo Tesla. Tesla Inc mengirimkan kendaraan listrik 17,9 persen lebih sedikit pada kuartal kedua dibandingkan kuartal sebelumnya akibat lockdown Covid-19 di China.

Logo Tesla. Tesla Inc mengirimkan kendaraan listrik 17,9 persen lebih sedikit pada kuartal kedua dibandingkan kuartal sebelumnya akibat lockdown Covid-19 di China.

Foto: AP Photo/Rick Bowmer
Tingginya kasus Covid-19 di China memaksa Tesla menangguhkan produksi di Shanghai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tesla Inc mengirimkan kendaraan listrik 17,9 persen lebih sedikit pada kuartal kedua dibandingkan kuartal sebelumnya akibat lockdown Covid-19 di China. Karantina wilayah di China mengganggu produksi dan rantai pasokan.

 

Produsen mobil listrik terbesar di dunia itu mengatakan, mereka mengirimkan 254.695 kendaraan pada periode April hingga Juni, dibandingkan dengan 310.048 kendaraan pada kuartal sebelumnya. Catatan penguriman periode April-Juni 2022 mengakhiri rekor pengiriman kuartalan selama hampir dua tahun.

Baca Juga

Tingginya kembali kasus Covid-19 di China telah memaksa Tesla untuk sementara menangguhkan produksi di pabriknya di Shanghai dan juga memengaruhi fasilitas pemasok di negara tersebut. Tesla meningkatkan produksi di pabrik Shanghai dengan pelonggaran lockdown Covid-19, yang akan membantu meningkatkan pengiriman di paruh kedua.

Awal Juni, Chief Executive Officer Elon Musk mengatakan kepada para eksekutif bahwa dia memiliki perasaan yang sangat buruk tentang ekonomi dan perlu memangkas sekitar 10 persen staf. Musk mengatakan permintaan untuk kendaraan Tesla tetap kuat, tetapi tantangan rantai pasokan masih tetap ada.

Pada bulan Juni, Tesla kembali menaikkan harga untuk beberapa modelnya di Amerika Serikat dan China setelah Musk memperingatkan tekanan inflasi yang signifikan pada bahan baku dan logistik. Juni 2022 adalah bulan produksi kendaraan tertinggi dalam sejarah perusahaan, kata Tesla dalam rilis berita, demikian Reuters dikutip Ahad (3/7/2022).

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile