Senin 11 Apr 2011 15:18 WIB

Empat Tahanan Kabur dari LP Cipinang,Seorang Diantaranya Pernah Kabur dan Ditangkap

Rep: irfan ifrat/ Red: taufik rachman

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Empat tahanan rumah tahanan Cipinang melarikan diri Senin (11/4)dini hari. Para tahanan kabur sekitar Pukul 03.00. Menurut Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementrian Hukum dan HAM Sihabudin, tahan kabur melalui pos IV rutan.

Empat tahanan merupakan tahanan yang tinggal di blok kriminal rutan Cipinang. Tahanan yang kabur terkait kasus pembunuhan, pencurian dan juga kasus pelecehan seksual.

Keempat tahanan tersebut, yaitu Anang Sahputra, Herman Syahputra, M Iqbal, dan Wahidin. Anang Syahputra merupakan tahanan yang divonis 8 tahun penjara. Anang dijerat dengan UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Tahanan M. Iqbal mendapat vonis 17 tahun penjara. Iqbal terjerat pasal 380 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Tahanan lainnya, Wahidin merupakan tahanan atas kasus pembunuhan. Berdasarkan pasal 338, Wahidin divonis 12 tahun penjara. Sementara Herman Syahputra alias Jono terjerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan putusan 3 tahun penjara.

Herman sempat melakukan aksi yang sama di LP Palembang. Akan tetapi kemudian ditangkap kembali di Jakarta atas kasus yang sama.Sekarang, tahanan tersebut kembali kabur dari rutan Cipinang. "Status Herman masih titipan, tapi belum dieksekusi,"kata Sihabudin kepada wartawan Senin (11/4).

Sihabudin mengatakan, pihaknya masih menyelidiki bagaimana cara tahanan tersebut kabur."Kita masih belum tahu secara pasti," katanya.

Menurut informasi yang ia peroleh, tahanan diduga kabur melalui pos VI. Sihabudin mengatakan, saat tahanan kabur, pos dalam keadaan tidak dijaga. "Kita kekurangan personel," kata Sihabudin.

Pihak rutan masih menyelediki proses kaburnya tahanan tersebut. Sihabudin mengatakan, pemeriksaan akan dilakukan terhadap para petugas saat itu. "Masih diselidiki apakah ada bantuan dari pihak dalam atau adanya kelalaian," katanya.

Kepala Lapas Cipinang Edi Kurniadi mengatakan, pemeriksaan masih dilakukan. Pihaknya sedang berupaya mencari bagaimana cara tahanan kabur dari rutan."Belum dapat dipastikan.Masih mengumpulkan keterangan," katanya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement