Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

 

20 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kecanduan Obat dan Alkohol, Steven Tyler Kini Selesai Jalani Rehabilitasi

Senin 04 Jul 2022 08:36 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Nora Azizah

Musisi Steven Tyler keluar dari pusat rehabilitasi dan dilaporkan menjalani sesi perawatannya dengan sangat baik.

Musisi Steven Tyler keluar dari pusat rehabilitasi dan dilaporkan menjalani sesi perawatannya dengan sangat baik.

Foto: AP
Steven Tyler tinggal di pusat rehabilitasi selama 30 hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Musisi Steven Tyler keluar dari pusat rehabilitasi dan dilaporkan menjalani sesi perawatannya dengan sangat baik. Vokalis band rock Aerosmith itu keluar dari fasilitas awal pekan ini.

 

Tyler tinggal di pusat rehabilitasi 30 hari lebih lama dari yang dijadwalkan. Perwakilan Tyler mengatakan proses rehabilitasi penyanyi itu berhasil dan dia menantikan untuk kembali ke atas panggung.

Baca Juga

Mei 2022, Aerosmith membatalkan konser residensi Las Vegas karena Tyler kambuh. Pria 74 tahun itu sudah berjuang melawan adiksi selama bertahun-tahun, namun kambuh setelah menjalani operasi kaki.

Band menyampaikan bahwa Tyler secara sukarela memasuki program perawatan untuk berkonsentrasi pada kesehatan dan pemulihannya. "Terima kasih atas pengertian dan dukungan kalian untuk Steven selama ini," kata Aerosmith.

Karena sang vokalis berhalangan, konser residensi Las Vegas sepanjang Juni dan Juli 2022 harus dibatalkan. Calon penonton yang sudah mengantongi tiket bisa mengajukan pengembalian dana. Band akan kembali tampil di panggung pada September 2022, dengan jadwal lebih lanjut akan diumumkan sesegera mungkin.

Tiga tahun silam, Tyler pernah mengungkap tentang adiksi obat-obatan dan alkohol yang dia alami. Akibat kecanduannya itu, personel Aerosmith lain bersama manajemen pernah sepakat mengirim dia ke rehabilitasi pada 1988.

Menurut rekan-rekannya, Tyler harus sepenuhnya sadar dan semua masalah Aerosmith baru bisa diatasi. Intervensi itu membuat Tyler marah selama bertahun-tahun, karena teman-temannya mengirim dia ke rehabilitasi sementara mereka pergi berlibur.

Akan tetapi, kini Tyler sadar keputusan itu tepat. "Tapi hari ini, karena momen itu saya bersyukur dan berterima kasih kepada mereka atas kondisi sadar saya," ucapnya, dikutip dari laman Fox News, Senin (4/7/2022).

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile