Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

13 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kader JKN Yakinkan Warga atas Manfaat Program REHAB

Senin 04 Jul 2022 12:36 WIB

Red: Sandy Ferdiana

Kader JKN Kelurahan Pasirwangi, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Neni Ratmini (53 tahun) tengah menyosisalisasikan Program JKN di hadapan parat pengurus RT dan RW di kelurahannya, belum lama ini.

Kader JKN Kelurahan Pasirwangi, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Neni Ratmini (53 tahun) tengah menyosisalisasikan Program JKN di hadapan parat pengurus RT dan RW di kelurahannya, belum lama ini.

Foto: Istimewa
Warga antusias menjadi peserta aktif JKN

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kehadiran Kader JKN sebagai mitra BPJS Kesehatan sangat membantu sebagai perpanjangan informasi program JKN kepada masyarakat. Salah satu yang sedang gencar disosialisasikan, yakni Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB).

Neni Ratmini (53 tahun), Kader JKN Kelurahan Pasirwangi, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, rutin menyosisalisasikan Program JKN, termasuk Program REHAB. Sosialisasi itu dilakukan di setiap kegiatan di kelurahannya.

Apabila ada warga yang ingin berkonsultasi terkait layanan JKN, Neni sangat terbuka dan siap memberikan informasi yang benar dan akurat. Sebagai salah satu Kader Pemberdayaan Kesejahteraan keluarga (PKK) di kelurahannya, dirinya paham betul bahwa kepesertaan JKN menjadi salah satu program di bidang kesehatan.

‘’Belum lama ini ada kegiatan pelatihan Pekarangan Sehat, Alami, Ekonomis (Buruan SAE) yang diikuti seluruh RT dan RW, dan saya sempat menyosialisasikan Program REHAB,’’ ujar Neni, belum lama ini. Informasi tentang program JKN tetap masih menjadi yang favorit di masyarakat.

Dirinya juga selalu mengingatkan warga, agar rutin melakukan pembayaran iuran JKN khususnya peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri. Apalagi saat ini ada Program REHAB, yang dapat menjadi alternatif bagi peserta mandiri yang memiliki tunggakan 4-24 bulan.

“Peserta yang menunggak dapat menyicil iuran JKN dengan maksimal periode tahapan pembayaran selama 1 siklus program adalah 12 bulan,’’ tambahnya. Dengan demikian, status kepesertaan akan kembali aktif setelah seluruh tunggakan dan iuran bulan berjalan lunas dibayarkan.

Walaupun fungsi pengumpul iuran JKN belum meningkat secara signifikan, namun Neni tidak lelah menyosialisasikan kepada warga agar segera membayar tunggakan, salah satunya melalui Program REHAB.

Kepada peserta JKN yang telah melunasi tunggakan iuran, Neni senantiasa mengingatkan agar tidak menunggak kembali dan rutin membayar iuran setiap bulan. Apabila sewaktu-waktu sakit datang, peserta JKN dapat terhindar dari denda pelayanan. ‘’Saya selalu ingatkan bahwa sakit datang tiba-tiba. Jika menjadi peserta JKN,maka warga akan sangat terbantu,’’ tambahnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile