Wednesday, 12 Muharram 1444 / 10 August 2022

Wednesday, 12 Muharram 1444 / 10 August 2022

12 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Presiden Jokowi Minta Polri Junjung Tinggi HAM dalam Penindakan Hukum

Selasa 05 Jul 2022 03:19 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Nur Aini

Prajurit Korps Brimob Polri. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Polri agar mengedepankan upaya pencegahan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Prajurit Korps Brimob Polri. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Polri agar mengedepankan upaya pencegahan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Polri diminta Jokowi untuk tetap humanis tetapi tegas jika diperlukan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Polri agar mengedepankan upaya pencegahan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia pun mengingatkan, keadilan dan kemanfaatan hukum harus dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Dalam melakukan berbagai penindakan, Polri diminta untuk tetap humanis tetapi tegas jika diperlukan.

Baca Juga

“Lakukan berbagai tindakan pemolisian dengan humanis, namun tegas ketika diperlukan. Jadikan penegakan hukum sebagai upaya terakhir, harus taat prosedur, dan menjunjung tinggi HAM,” kata Jokowi dalam amanatnya saat upacara peringatan ke-76 Hari Bhayangkara tahun 2022, Semarang, Selasa (5/7/2022).

Jokowi mengatakan, seluruh masyarakat Indonesia menaruh harapan besarnya kepada Polri mengingat kewenangan yang dimiliki Polri sangat besar dan organisasi Polri bisa menembus hingga ke tingkat desa.

Tugas para anggota Polri pun bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, Presiden mengingatkan bahwa perilaku dan kinerja para anggota Polri selalu dalam pengamatan masyarakat.

Jokowi juga mengingatkan agar seluruh anggota Polri tak ceroboh dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat. Ia mengatakan, sekecil apapun kecerobohan yang dilakukan oleh anggota kepolisian bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Karena itu, kata Jokowi, Polri harus bekerja dengan hati-hati dan juga presisi.

“Selain membaca survey saya terus mengikuti pemberitaan di media konvensional dan media sosial. Setiap kecerobohan apapun di lapangan, sekecil apapun itu bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” kata Jokowi.

Dalam peringatan Hari Bhayangkara ini, Presiden turut menyampaikan ucapan selamat dan memberikan penghargaan kepada Polri atas kerja keras dalam melayani rakyat serta membela bangsa dan negara.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile