Wednesday, 12 Muharram 1444 / 10 August 2022

Wednesday, 12 Muharram 1444 / 10 August 2022

12 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Sebanyak 100 Purna PMI Kabupaten Cirebon Dilatih Wirausaha

Selasa 05 Jul 2022 21:09 WIB

Rep: lilis sri handayani/ Red: Hiru Muhammad

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, membuka kegiatan pelatihan life skill bagi 100 purna pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cirebon, Selasa (5/7/2022).

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, membuka kegiatan pelatihan life skill bagi 100 purna pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cirebon, Selasa (5/7/2022).

Foto: dok Diskominfo Kab. Cirebon
Mereka menjalani pelatihan membuat usaha panganan olahan dengan sistem home industri.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON--Sebanyak 100 purna pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cirebon, mendapatkan pelatihan life skill. Diharapkan, para purna PMI itu memiliki kemampuan untuk berwirausaha. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengatakan, banyak sekali permasalahan yang timbul pasca kepulangan PMI usai bekerja di luar negeri. Salah satu contohnya, tidak sedikit uang hasil jerih payah para PMI di luar negeri, habis tidak terarah. Hal tersebut akhirnya membuat ekonomi purna PMI kembali bermasalah. ‘’Sehingga kita arahkan, jika pulang dari luar negeri, uangnya digunakan untuk modal usaha,’’ kata Imron, Selasa (5/7/2022).

Baca Juga

Dalam pelatihan life skill tahap pertama itu, ada sebanyak 100 purna PMI. Mereka diajarkan untuk membuat usaha panganan olahan dengan sistem home industri. Dengan adanya usaha yang dimiliki oleh para purna PMI itu, diharapkan kondisi ekonomi dan kesejahteraan keluarga mereka menjadi stabil. ‘’Diharapkan, usaha mereka ini bisa menopang kebutuhan keluarga,’’ kata Imron.

Imron menyebutkan, Kabupaten Cirebon masuk dalam wilayah pengirim PMI terbesar di Jawa Barat. Karena itu, pihaknya memberikan perhatian dalam hal ini. Imron juga meminta kepada warga Kabupaten Cirebon yang hendak bekerja di luar negeri untuk bisa berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan. Pasalnya, banyaknya PMI yang bermasalah dikarenakan jalurnya yang tidak prosedural. ‘’Jangan mudah tergiur dengan tawaran, berkoordinasi juga dengan Disnaker,’’ kata Imron. 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile