Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

9 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Aespa Pidato di Forum Politik PBB, Ini yang Disampaikannya

Rabu 06 Jul 2022 14:05 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Reiny Dwinanda

Grup K-pop Aespa menyampaikan pidato di Forum Politik Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa 2022 di New York, AS, Selasa (5/7/2022).

Grup K-pop Aespa menyampaikan pidato di Forum Politik Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa 2022 di New York, AS, Selasa (5/7/2022).

Foto: EPA-EFE/CAROLINE BREHMAN
Aespa berpidato di Forum Politik Tingkat Tinggi PBB, Selasa.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL — Grup K-pop Aespa menyampaikan pidato di Forum Politik Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa 2022. Forum tersebut membuka pertemuan tahunannya di Aula Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Selasa (5/7/2022).

Sebagai pembuka, grup beranggotakan empat orang itu menghadiri hari pertama forum untuk menyampaikan pidato yang menyentuh tentang pentingnya pembangunan berkelanjutan. Mengikat konsep metaverse unik mereka dengan tema forum tahun ini, Giselle mengatakan Aespa merasa sangat terhormat berada di forum itu.

Baca Juga

Giselle menjelaskan bahwa Aespa secara unik bergerak antara realitas dan realitas virtual. Aespa yang memiliki empat anggota avatar di dunia maya, sering disebut "grup perempuan metaverse".

"Orang-orang lebih memperhatikan untuk menciptakan dunia metaverse terbaik. Ini melampaui banyak batasan, realitas, dan realitas virtual, waktu dan ruang, genre, serta generasi. Saat metaverse berakselerasi, kita harus mengajukan pertanyaan, 'Apakah kita bekerja sama kerasnya untuk menciptakan dunia nyata sebaik mungkin?’," kata Giselle, dilansir Soompi, Rabu (6/7/2022).

Giselle mengatakan bahwa metaverse mencerminkan kenyataan. Jika realitas sendiri tidak berkelanjutan, maka akan sulit untuk mempertahankan kemungkinan dunia maya. Tanpa ekosistem yang berkelanjutan atau kesempatan yang sama untuk kehidupan yang berkualitas, maka tidak akan ada dunia nyata untuk dicerminkan lagi.

"Topik pembangunan berkelanjutan sangat mendesak, dan kami percaya bahwa generasi berikutnya harus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan untuk melindungi dunia tempat kita tinggal," ujar Giselle.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile