Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

 

30 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Harga Cabai Merah di Bengkulu Melejit

Jumat 08 Jul 2022 19:22 WIB

Red: Nur Aini

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu menyebutkan harga cabai rawit merah mengalami kenaikan

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu menyebutkan harga cabai rawit merah mengalami kenaikan

Foto: ANTARA/Asep Fathulrahman
Ketersediaan cabai di pasar tradisional Bengkulu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu menyebutkan harga cabai rawit merah mengalami kenaikan beberapa hari lalu, saat ini menyusul harga cabai merah juga mengalami kenaikan yang mencapai Rp110 ribu per kilogram. Sebab, kata Kepala Disperindag Provinsi Bengkulu, Yennita Syaiful di Bengkulu, Jumat (8/7/2022), harga cabai merah sebelumnya sekitar Rp95 ribu per kilogram.

 

"Saat ini komoditas cabai mengalami kenaikan harga, khususnya untuk cabai merah mengalami kenaikan berkisar Rp10 ribu hingga Rp15 ribu dari harga sebelumnya," kata Yennita.

Baca Juga

Ia menjelaskan, meskipun harga komoditas cabai mengalami kenaikan tetapi ketersediaan cabai di pasar tradisional dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain harga cabai merah yang mengalami kenaikan, harga cabai lainnya juga masih cukup tinggi seperti cabai rawit merah yang sebelumnya Rp120 ribu per kilogram menjadi Rp110 ribu per kilogram dan harga cabai rawit hijau masih berkisar Rp90 ribu hingga Rp95 ribu per kilogram.

Menurut Yennita, diperkirakan harga cabai hingga beberapa waktu ke depan masih tinggi, hal tersebut disebabkan karena mendekati Hari Raya Idul Adha dan harga pupuk masih cukup tinggi.

"Kami memprediksi harga cabai akan kembali normal setelah panen raya cabai usai Hari Raya Idul Adha mendatang," ujarnya.

Sementara itu, salah satu pedagang di Pasar Minggu Kota Bengkulu, Rolan Sinaga menjelaskannaiknya harga cabai disebabkan karena harga pupuk di tingkat petani mengalami kenaikan sehingga berdampak dengan harga hasil panen. Hal itu juga disebabkan karena cuaca buruk namun, ketersediaan cabai di tingkat pedagang masih ada.

sumber : Antara
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile