Capaian Vaksinasi DIY Sudah 90,83 Persen

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yusuf Assidiq

Pedagang kaki lima mendaftar vaksinasi keliling Covid-19 bersama BIN di Malioboro, Yogyakarta, Kamis (14/10). Vaksinasi keliling Covid-19 ini untuk membantu pedagang atau pelaku ekonomi di Malioboro yang belum vaksin atau untuk vaksinasi kedua. Pedagang kaki lima, kusir andong, dan tukang becak menjadi sasaran vaksinasi ini.
Pedagang kaki lima mendaftar vaksinasi keliling Covid-19 bersama BIN di Malioboro, Yogyakarta, Kamis (14/10). Vaksinasi keliling Covid-19 ini untuk membantu pedagang atau pelaku ekonomi di Malioboro yang belum vaksin atau untuk vaksinasi kedua. Pedagang kaki lima, kusir andong, dan tukang becak menjadi sasaran vaksinasi ini. | Foto: Wihdan Hidayat / Republika

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pemerintah Daerah (Pemda) DIY mencatatkan capaian vaksinasi Covid-19 sudah mencapai 90,83 persen. Kepala Bagian Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji mengatakan, capaian vaksinasi ini baru penyuntikan dosis pertama.

"Untuk capaian vaksinasi dosis kedua sebesar 65,27 persen dari total sasaran sebanyak 2.879.699 orang," kata Ditya kepada wartawan.

Artinya, sudah sekitar 2.615.733 orang yang sudah divaksin dosis pertama. Sedangkan, vaksinasi untuk dosis kedua di DIY baru sekitar 1.879.513 orang.

Berdasarkan capaian vaksinasi di masing-masing kabupaten/kota, Kota Yogyakarta masih memegang rekor tertinggi yakni sudah lebih dari 100 persen. Disusul Kabupaten Kulonprogo yang capaian vaksinasinya sudah di angka 88,39 persen.

Sedangkan, capaian vaksinasi di Kabupaten Sleman tercatat di angka 83,90 persen dan Kabupaten Bantul sebesar 74,13 persen. "Capaian vaksinasi paling rendah di Kabupaten Gunungkidul sebesar 71,45 persen," ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 juga terus menunjukkan tren penurunan di DIY. Data per 18 Oktober 2021, dilaporkan penambahan 15 kasus baru Covid-19.

Ditya menyebut, didapatkannya 15 kasus baru ini merupakan pemeriksaan (testing) yang dilakukan terhadap 7.801 orang. Sehingga, total kasus positif sudah mencapai angka 155.509 kasus dengan positive rate harian yang juga rendah yakni 0,19 persen.

"15 kasus positif terdiri dari empat warga Gunungkidul, tiga warga Kota Yogyakarta, tiga warga Bantul, tiga warga Sleman, dan dua warga Kulonprogo," jelas Ditya.

Selain itu, kesembuhan Covid-19 juga terus bertambah dengan jumlah 60 kasus pada 18 Oktober ini. Rinciannya, 21 kasus sembuh disumbang oleh Bantul, 15 kasus sembuh disumbang Gunungkidul, 13 kasus sembuh disumbang Sleman, enam kasus sembuh disumbang Kulonprogo, dan lima kasus sembuh lainnya disumbang oleh Kota Yogyakarta.

Dengan begitu, total kesembuhan di DIY menjadi 149.737 kasus dengan persentase sebesar 96,29 persen. Lebih lanjut, Ditya juga melaporkan tambahan satu kasus meninggal dunia yakni di Kulonprogo.

"Total kematian Covid-19 menjadi 5.233 kasus dengan persentase 3,37 persen. Untuk BOR (bed occupancy rate) di DIY saat ini sebesar 14,75 persen untuk bed critical dan 9,15 persen untuk bed non critical," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id

Terkait


Tiket World Superbike Mandalika Dijual Dua Hari Lagi

PeduliLindungi Digunakan di 28 Pasar Tradisional Yogyakarta

Korsel Laporkan 1.073 Kasus Harian

Pemerintah Siapkan Antisipasi Lonjakan Kasus Saat Nataru

Brunei Siapkan Kemungkinan Pembukaan Kembali Masjid

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark