Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

13 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pria Swiss yang Datang Berlibur Jadi Kasus Ketiga Cacar Monyet di Afrika Selatan

Senin 11 Jul 2022 10:53 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Cacar monyet disebabkan oleh virus monkeypox (Ilustrasi). Kasus cacar monyet ketiga di Afrika Selatan berasal dari seorang turis pria berusia 42 tahun dari Swiss.

Cacar monyet disebabkan oleh virus monkeypox (Ilustrasi). Kasus cacar monyet ketiga di Afrika Selatan berasal dari seorang turis pria berusia 42 tahun dari Swiss.

Foto: Pixabay
Kasus ketiga cacar monyet di Afrika Selatan libatkan pria Swiss yang datang berlibur.

REPUBLIKA.CO.ID, LIMPOPO -- Afrika Selatan telah mengonfirmasi kasus ketiga cacar monyet. Penyakit akibat infeksi virus monkeypox tersebut menjangkiti seorang turis pria berusia 42 tahun dari Swiss, menurut departemen kesehatan provinsi Limpopo.

Turis yang sedang berlibur di Afrika Selatan itu mengalami gejala berupa ruam, nyeri otot, dan kelelahan. Kasus infeksi pria itu kemudian dikonfirmasi sebagai cacar monyet oleh Institut Nasional Afrika Selatan untuk Penyakit Menular.

Baca Juga

"Tiga orang yang telah kontak dengan pria itu telah diidentifikasi dan sejauh ini tidak ada yang menunjukkan gejala," kata pejabat kesehatan Limpopo Phophi Ramathuba dalam sebuah pernyataan.

Sebelumnya, Afrika Selatan melaporkan dua kasus cacar monyet yang tidak terkait dengan perjalanan. Cacar monyet adalah penyakit virus yang menyebabkan gejala seperti flu dan ruam kulit.

Penyakit ini endemik di beberapa bagian Afrika, tetapi tidak di Afrika Selatan. Hanya saja, belakangan, lebih dari 50 negara, di mana cacar monyet tidak menjadi endemik, telah melaporkan wabah penyakit virus itu saat jumlah kasus yang dikonfirmasi mencapai lebih dari 7.600.

sumber : Antara, Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile