Pelatih PSS Sleman Jadikan Piala Presiden Pelajaran Berharga

Red: Muhammad Fakhruddin

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro (kanan) mengamati pertandingan saat melawan Dewa United pada pertandingan lanjutan Grup A Piala Presiden 2022 di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Senin (27/6/2022). Pada pertandingan ini PSS Sleman menang 1-0 atas Dewa United. Sehingga akan menemani PSIS Semarang di Grup A ke pertandingan perempat final.
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro (kanan) mengamati pertandingan saat melawan Dewa United pada pertandingan lanjutan Grup A Piala Presiden 2022 di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Senin (27/6/2022). Pada pertandingan ini PSS Sleman menang 1-0 atas Dewa United. Sehingga akan menemani PSIS Semarang di Grup A ke pertandingan perempat final. | Foto: Wihdan Hidayat / Republika

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro menjadikan Piala Presiden 2022 yang mengantarkan tim asuhannya sampai babak semifinal sebagai pembelajaran berharga menatap Liga 1 2022/2023.

PSS harus mengakui ketangguhan Borneo FC di dua leg semifinal Piala Presiden setelah kalah 0-2 di leg pertama yang berlangsung di kandang, dan 0-4 di leg kedua Samarinda. "Hasil pertandingan ini menjadi pembelajaran bahwa kualitas tim PSS harus diperbaiki," kata Seto, dikutip dari laman resmi klub, Selasa (13/7/2022).

Terkait peningkatan kualitas tim, Seto secara teknis menyebutkan beberapa aspek yang harus dibenahi skuad Super Elang Jawa untuk menyambut Liga 1 mendatang. "Sedikit tentang kualitas, kami terus meningkatkan kualitas 'passing', 'ball control', dan mengambil keputusan tentang pilihan 'passing'," katanya.

Menurut Seto, para pemain Laskar Sembada telah berusaha secara maksimal walau secara hasil jauh dari harapan hingga dikandaskan oleh Pesut Etam, julukan Borneo FC. Seto menyoroti sedikit tentang evaluasinya pada laga leg kedua kontra Borneo FC yang berlangsung pada Senin (11/7) kemarin. "Di babak pertama kami mencoba lebih tenang walaupun kami ketinggalan gol dari kesalahan kami. Hal tersebut menjadikan evaluasi bagi kami tim pelatih serta pemain," katanya.

Baca Juga

Namun, kata Seto, pemainnya layak diberikan apresiasi di babak kedua karena terlihat upaya keras mengejar ketertinggalan gol setelah memasukkan beberapa pemain langganan starting line-up. "Saya menghargai usaha pemain telah berusaha meredam permainan impresif Borneo FC. Kami akui banyak kelemahan di hal tersebut," katanya.

Sementara itu, penyerang PSS Boaz Solossa menyebutkan hasil pertandingan melawan Borneo FC menjadi cermin bagi dirinya dan rekan-rekannya untuk terus melakukan perbaikan. "Ini menjadi pelajaran bagi kami untuk melaksanakan kompetisi Liga 1 nanti. Ke depan, kita bisa lebih baik lagi," kata mantan striker Persipura Jayapura yang sempat semusim lalu memperkuat Borneo FC tersebut.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Pelatih Borneo FC Akui Timnya Layak ke Final

Pelatih Borneo: Samarinda Siap Bawa Pulang Trofi Piala Presiden

Arema Melaju ke Babak Final Piala Presiden 2022

Singkirkan PSIS, Arema FC Melaju ke Final Piala Presiden 2022

Babak Pertama Semifinal Leg Kedua Piala Presiden, Arema Unggul 1-0 Atas PSIS

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

[email protected]

Ikuti

× Image
Light Dark