Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

 

29 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Ariza: Pemprov DKI Perluas Zona Emisi Rendah di Tebet Eco Park

Rabu 13 Jul 2022 16:29 WIB

Red: Ratna Puspita

Warga melintas didepan pintu masuk Tebet Eco Park yang masih ditutup sementara, Jakarta, Ahad (3/6/2022). Pemprov DKI Jakarta memperpanjang penutupan sementara tempat tersebut dalam rangka masih dilakukannya pemeliharaan taman dan perbaikan fasilitas. Rencananya untuk masuk Tebet Eco Park nanti harus melakukan pendaftaran secara online terlebih dahulu melalui aplikasi JAKI. Prayogi/Republika

Warga melintas didepan pintu masuk Tebet Eco Park yang masih ditutup sementara, Jakarta, Ahad (3/6/2022). Pemprov DKI Jakarta memperpanjang penutupan sementara tempat tersebut dalam rangka masih dilakukannya pemeliharaan taman dan perbaikan fasilitas. Rencananya untuk masuk Tebet Eco Park nanti harus melakukan pendaftaran secara online terlebih dahulu melalui aplikasi JAKI. Prayogi/Republika

Foto: Prayogi/Republika.
Zona rendah emisi ini untuk mendukung program langit biru Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memperluas zona rendah emisi (low emission zone) di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan. Namun hingga saat ini, Tebet Eco Park masih ditutup sementara.

 

"Kita sebetulnya kan ingin kawasan rendah emisi semakin meluas. Nah ini akan kita upayakan supaya tempat ini tetap menarik, tetap didatangi para pengunjung, tetap rapi, bersih, dan memberi manfaat bagi warga," kata Riza saat di Jakarta, Rabu (13/7/2022).

Baca Juga

Menurut Riza, dengan adanya zona rendah emisi yang lebih luas maka tempat terlihat menarik, rapi, dan bersih sehingga memberikan manfaat bagi warga. Kawasan rendah emisi ini diharapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung program "langit biru" Jakarta yang menekan polusi udara yang diakibatkan emisi dari kendaraan bermotor.

Riza mengatakan alasan adanya keterbatasan parkir di Tebet Eco Park lantaran Pemprov DKI berharap masyarakat memanfaatkan transportasi publik saat mendatangi taman tersebut. "Iya itu kan tantangan kita, tantangannya ya karena keterbatasan tempat parkir di situ, kita ingin yang datang menggunakan transportasi publik ya," tuturnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI menutup sementara kawasan terbuka hijau tersebut sejak 14 Juni dalam rangka pemeliharaan taman dan perbaikan fasilitas. Kepala Seksi Perencanaan Bidang Taman Distamhut DKI Jakarta Hendrianto, di Jakarta, Rabu (6/7/2022), telah memperkirakan Tebet Eco Park dibuka bulan ini sehingga pihaknya telah mempersiapkan beberapa antisipasi untuk menghindari pengunjung membludak.

sumber : Antara
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile