Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

 

29 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kuburan Massal 8 Ribu Korban Nazi Ditemukan di Polandia

Kamis 14 Jul 2022 02:45 WIB

Rep: Fergi Nadira B/ Red: Esthi Maharani

Kuburan massal berisi abu manusia yang setara dengan 8.000 orang ditemukan di dekat kamp konsentrasi Nazi di Polandia.

Kuburan massal berisi abu manusia yang setara dengan 8.000 orang ditemukan di dekat kamp konsentrasi Nazi di Polandia.

Foto: AP/Czarek Sokolowski
Kuburan massal berisi abu manusia yang setara 8.000 orang ditemukan di Polandia

REPUBLIKA.CO.ID, WARSAWA - Kuburan massal berisi abu manusia yang setara dengan 8.000 orang ditemukan di dekat kamp konsentrasi Nazi di Polandia. Institute of National Remembrance sebagai lembaga yang menyelidiki kejahatan yang dilakukan selama pendudukan Nazi di Polandia dan era komunis melaporkan hal tersebut pada Rabu (13/7/2022) waktu setempat.

 

Pihaknya mengatakan, bahwa jenazah digali di dekat kamp konsentrasi Soldau, yang sekarang dikenal sebagai Dzialdowo, di utara Warsawa. "Ini adalah bukti betapa menyeluruhnya Jerman mencoba menghapus jejak genosida yang mereka lakukan di Eropa Timur," kata Institut itu dalam sebuah pernyataan seperti dikutip laman Aljazirah, Kamis (14/7/2022).

Baca Juga

Nazi Jerman membangun kamp ketika menduduki Polandia selama Perang Dunia II. Mereka menggunakannya sebagai tempat transit, interniran dan pemusnahan bagi orang Yahudi, lawan politik dan anggota elit politik Polandia.

Perkiraan telah menempatkan jumlah tahanan yang terbunuh di Soldau pada 30 ribu, tetapi jumlah sebenarnya tidak pernah ditetapkan. "Penemuan suram sekitar 15,8 ton abu manusia berarti dapat diklaim bahwa setidaknya 8.000 orang meninggal di sana," kata penyelidik Tomasz Jankowski.

Perkiraan didasarkan pada berat sisa-sisa, dengan 2kg kira-kira sesuai dengan satu tubuh. Ia mengatakan, para korban yang dimakamkan di kuburan massal mungkin dibunuh sekitar tahun 1939 dan sebagian besar milik elit Polandia.

Pada 1944, otoritas Nazi memerintahkan tahanan Yahudi untuk menggali mayat dan membakarnya untuk menghapus bukti kejahatan perang. Seorang peneliti genetika di Universitas Kedokteran Pomeranian, Andrzej Ossowski mengatakan, bahwa sampel dari abu telah diambil dan akan dipelajari di laboratorium.

"Kami dapat melakukan analisis DNA, yang akan memungkinkan kami untuk mengetahui lebih banyak tentang identitas para korban," kata dia, mengikuti penelitian serupa di bekas kamp Nazi di Sobibor dan Treblinka.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile