Kemendagri Imbau Pemda Jadikan Inovasi sebagai Budaya 

Red: Fernan Rahadi

Suasana Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan Hubungan Pusat dan Daerah dalam Strategi Kebijakan Pemerintah Dalam Negeri (Pemdagri) di Manokwari, Papua Barat, Kamis (14/7/2022).
Suasana Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan Hubungan Pusat dan Daerah dalam Strategi Kebijakan Pemerintah Dalam Negeri (Pemdagri) di Manokwari, Papua Barat, Kamis (14/7/2022). | Foto: dokpri

REPUBLIKA.CO.ID, MANOKWARI – Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Eko Prasetyanto, mengimbau pemerintah daerah agar menjadikan inovasi sebagai budaya. Hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan daya saing Indonesia. 

Eko mengatakan, pemerintah daerah perlu mengevaluasi berbagai kebijakan dalam mendukung daya saing nasional. Melalui evaluasi itu, pemerintah daerah dapat merumuskan langkah tepat yang perlu dilakukan untuk meningkatkan inovasinya. 

Dalam kesempatan tersebut, Eko juga mengajak pemerintah daerah bersama-sama menyelesaikan berbagai persoalan mengenai inovasi untuk meningkatkan daya saing daerah. Meskipun, Eko mengakui hal itu bukan perkara mudah untuk dilakukan, sehingga perlu proses yang sistematis dan berkesinambungan. 

“Ini saya kira Bapak dan Ibu lebih paham apa yang perlu kita lakukan bagi provinsi yang kita cintai," katanya saat memberi sambutan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan Hubungan Pusat dan Daerah dalam Strategi Kebijakan Pemerintah Dalam Negeri (Pemdagri) di Manokwari, Papua Barat, Kamis (14/7/2022).

Sebab itu, ia pun meminta para peserta yang hadir untuk mengikuti arahan Presiden Joko Widodo untuk menjadikan inovasi sebagai budaya. "Perlu ada inovasi-inovasi, lalu kita jadikan inovasi-inovasi itu adalah budaya, bahkan tuntutannya adalah bagaimana setiap OPD setiap aktor bahkan baik itu kepala daerah, DPRD, masyarakat mempunyai inovasi," ungkapnya. 

Selain itu, Eko juga mengimbau agar pemerintah daerah melaporkan inovasi yang dilakukannya kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Hal ini berkaitan dengan upaya penilaian inovasi yang dilakukan Kemendagri. “Setiap tahun kita ada namanya Innovative Government Award, kita akan mencari setiap daerah-daerah yang inovatif untuk diapresiasi," ujarnya.

Sementara itu, terkait pentingnya inovasi menjadi budaya juga diamini oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Papua Barat yang dalam kesempatan itu membacakan sambutan Penjabat (Pj.) Gubernur Papua Barat Paulus Waterpau. Karena itu, dirinya meminta jajarannya agar tetap dan terus berinovasi. 

"Saya menyampaikan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini sebaik mungkin, segenap unsur Pemerintah Provinsi Papua Barat, dan kabupaten/kota (di Papua Barat) yang ikut kegiatan ini (agar) terus menerus melakukan inovasi dalam menjalankan pelayanan publik kepada masyarakat," ungkapnya.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id

Terkait


Wamendagri: Orang Papua tidak Boleh Miskin di Tanah Sendiri

Kemendagri Pastikan Kawal Pembentukan Tiga Provinsi Baru di Papua

Dukung Perkembangan Inovasi Daerah, Kemendagri Tegaskan Pentingnya Efisiensi Birokrasi 

Kemendagri: Konflik Pertanahan di Daerah Hambat Pembangunan

Pj Ketua TP PKK Aceh dan Lima Kabupaten/Kota di Papua Dilantik

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark