Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

 

8 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kerap Dianggap Menyehatkan, Beras Ini Bisa Tingkatkan Kadar Gula Darah

Ahad 17 Jul 2022 09:48 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda

Pemeriksaan kadar gula darah. Beras cokelat yang dianggap menyehatkan ternyata juga dapat meningkatkan kadar gula darah.

Pemeriksaan kadar gula darah. Beras cokelat yang dianggap menyehatkan ternyata juga dapat meningkatkan kadar gula darah.

Foto: Prayogi/Republika.
Ada alternatif lain yang lebih menyehatkan untuk mengganti beras putih.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Beras cokelat kerap dianggap sebagai alternatif terbaik bagi penderita diabetes karena bisa membantu mengurangi lonjakan insulin dan menstabilkan kadar gula darah. Namun, seorang ahli nutrisi dan kebugaran dari Inggris, Nataly Komova, mengungkap bahwa beras cokelat juga bisa meningkatkan kadar gula darah.

 

Menurut Komova, beras cokelat kerap dianggap beras paling sehat karena kandungan seratnya yang tinggi. Padahal, jumlah karbohidrat dalam beras cokelat juga tinggi, sehingga mudah diubah menjadi glukosa.

Baca Juga

"Beras cokelat kaya karbohidrat bisa mencapai 40 gr. Jadi coba turunkan asupan karbohidrat dengan mengganti beras cokelat dengan nasi kembang kol," kata Komova seperti dilansir dari Express, Ahad (17/7/2022).

photo
Beras cokelat. - (Flickr)

Nasi kembang kol alias cauliflower rice adalah kembang kol yang dihaluskan hingga berbutir-butir seperti nasi. Komova bukan satu-satunya ahli yang memperingatkan tentang efek beras cokelat pada gula darah.

Menurut American Medical Association, biji-bijian termasuk beras cokelat bisa meningkatkan kadar glukosa darah. Karenanya, meskipun digemari, ahli menyarankan untuk tidak mengonsumsinya dalam jumlah besar.

“Namun, beras cokelat tidak semuanya buruk karena juga merupakan sumber serat, antioksidan, dan beberapa vitamin," kata ahli kardiologi dr Stephen Devries.

Menurut dokter, beras cokelat tetap lebih baik dibandingkan dengan nasi putih. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan itu bisa membantu gula darah setelah makan.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition & Diabetes, 16 orang dewasa dengan diabetes tipe 2 mengalami penurunan signifikan dalam gula darah setelah mengonsumsi nasi dari beras cokelat. Itu jika dibandingkan dengan nasi putih.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile