Friday, 8 Jumadil Awwal 1444 / 02 December 2022

Friday, 8 Jumadil Awwal 1444 / 02 December 2022

8 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

AS akan Pertahankan Suplai Informasi Intelijen untuk Ukraina

Selasa 19 Jul 2022 01:48 WIB

Rep: Kamran Dikarma/Rizky Jaramaya/ Red: Friska Yolandha

 Juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price berbicara dalam konferensi pers di Departemen Luar Negeri di Washington, Senin, 28 Februari 2022.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price berbicara dalam konferensi pers di Departemen Luar Negeri di Washington, Senin, 28 Februari 2022.

Foto: AP/Andrew Harnik/AP Pool
Volodymyr Zelenskyy baru saja memecat jaksa agung dan kepala dinas keamanan Ukraina.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Amerika Serikat (AS) akan terus memasok informasi intelijen kepada Ukraina. Hal itu disampaikan setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memecat kepala dinas keamanan dan jaksa agung di negaranya.

"Kami setiap hari berhubungan dengan mitra Ukraina kami. Kami berinvestasi bukan dalam kepribadian, kami berinvestasi dalam institusi. Kami memang memiliki hubungan berbagi intelijen dengan rekan-rekan Ukraina kami dan kami terus melanjutkannya," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price dalam konferensi pers, Senin (18/7/2022).

Baca Juga

Zelenskyy baru saja memecat kepala dinas keamanan Ukraina (SBU) Ivan Bakanov dan Jaksa Agung Ukraina Iryna Venediktova. Pemecatan itu dilakukan karena keduanya dianggap gagal mengidentifikasi “pengkhianat” di lingkup pemerintahan yang melakukan operasi spionase untuk Rusia.

Menurut Zelenskyy, ada lebih dari 60 pejabat di SBU dan kantor kejaksaan Ukraina yang melakukan tindakan melawan negara. Mereka bekerja di wilayah yang kini dikuasai atau dikontrol Rusia. Zelenskyy mengungkapkan, sudah ada 651 kasus pengkhianatan dibuka terhadap para pejabat penegak hukum di Ukraina.

Sebelum perang dengan Rusia pecah, Zelenskyy telah menghadapi gelombang kritik dan hujatan. Dia dituduh menempatkan teman-teman dekatnya di posisi-posisi strategis. Ivan Bakanov yang menjabat kepala dinas keamanan Ukraina  adalah teman masa kecil Zelensky.

Bakanov pun membantu menjalankan bisnis media Zelenskyy saat temannya itu belum menjabat sebagai presiden dan masih berkarier di industri televisi. Saat Zelenskyy memutuskan maju dalam pemilihan presiden, Bakanov menjadi pemimpin kampanyenya.

Sementara Iryna Venediktova adalah rekan profesional. Venediktova aktif memberi nasihat dan penerangan kepada Zelenskyy tentang reformasi peradilan sejak ia terjun ke dunia politik. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile