Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

6 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Peringatan Pertama yang Allah SWT Berikan untuk Adam dan Anak Cucunya di Dunia

Selasa 19 Jul 2022 21:00 WIB

Rep: Fuji E Permana/ Red: Nashih Nashrullah

Bersujud  meminta perlindungan Allah SWT dari godaan setan. (ilustrasi). Allah SWT memberi peringatan kepada Adam dan keluarganya bahaya tipu daya setan

Bersujud meminta perlindungan Allah SWT dari godaan setan. (ilustrasi). Allah SWT memberi peringatan kepada Adam dan keluarganya bahaya tipu daya setan

Foto: Reuters
Allah SWT memberi peringatan kepada Adam dan keluarganya bahaya tipu daya setan

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA – Allah SWT memberi peringatan kepada Nabi Adam alaihissalam dan anak cucunya saat menurunkan mereka  ke bumi. Peringatan itu adalah agar anak cucu Nabi Adam mengikuti petunjuk yang dibawa Nabi dan Rasul-Nya, supaya manusia tidak sesat dan celaka di dunia serta akhirat. Hal ini dijelaskan dalam Surat Taha Ayat 123 dan tafsirnya.

قَالَ اهْبِطَا مِنْهَا جَمِيْعًاۢ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۚفَاِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِّنِّيْ هُدًى ەۙ فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشْقٰى

Baca Juga

“Dia (Allah) berfirman, "Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama. Sebagian kamu (Adam dan keturunannya) menjadi musuh bagi yang lain. Jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, (ketahuilah bahwa) siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka." (QS Taha ayat 123). 

Ayat ini mengandung arti bahwa Allah SWT berfirman, "Wahai Adam dan Hawa, turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama. Ketahuilah, sebagian dari kamu akan menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka, jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku untuk menjadi pedoman dalam kehidupanmu, lalu siapa saja yang mengikuti petunjuk-Ku dan melaksanakan ajaran-Ku, dia tidak akan sesat di dunia dan tidak akan pula celaka dalam kehidupan akhirat."

Dalam penjelasan Tafsir Kementerian Agama, ayat ini menerangkan bahwa, tidak hanya Nabi Adam dan Hawa yang harus turun ke bumi tetapi iblis musuh yang memperdayakannya juga harus turun ke dunia. 

Kedua jenis makhluk ini yakni manusia dan iblis akan menjadi musuh satu sama lain, permusuhan Iblis terhadap manusia adalah permusuhan yang abadi dan berkesinambungan sampai datangnya hari kiamat. 

Iblis akan selalu berusaha menyesatkan manusia dari jalan yang benar dengan berbagai macam tipu dayanya. Oleh sebab itu Allah SWT mengingatkan kepada anak cucu Adam agar dia selalu waspada terhadap musuh utamanya itu. 

Apabila telah datang petunjuk dari Tuhan dengan perantaraan Nabi dan Rasul-Nya maka hendaklah manusia mengikuti petunjuk seperti yang diajarkan Rasul. Dengan demikian dia tidak akan tersesat dan tidak akan celaka. 

Ibnu Abbas berkata mengenai ayat ini bahwa Allah SWT melindungi orang-orang yang mengikuti ajaran Alquran dari kesesatan di dunia dan dari kecelakaan serta malapetaka di akhirat. Dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhu, Rasulullah SAW bersabda: 

من تعلم كتاب الله ثم اتبع ما فيه هداه الله به من الضلالة ، ووقاه يوم القيامة سوء الحساب

"Siapa yang belajar lalu mengikuti kitabullah, Allah akan memberikan petunjuk kepadanya untuk menghindari kesesatan di dunia dan memeliharanya dari keburukan hisab pada hari kiamat." (HR Thabrani) 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile