Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

 

3 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kepala Kepolisian Paris Mengundurkan Diri Buntut Kerusahan di Final Liga Champions

Kamis 21 Jul 2022 23:46 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Polisi berjaga di tribun penonton Liverpool pada final Liga Champions 2022.

Polisi berjaga di tribun penonton Liverpool pada final Liga Champions 2022.

Foto: EPA-EFE/YOAN VALAT
Polisi menyemprot penggemar Liverpool dengan gas air mata.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Final Liga Champions tahun ini pada Mei lalu menyisakan insiden yang kurang mengenakan di luar lapangan, yang mmana Real Madrid menjadi juara dalam final di Paris, Prancis. Final Liga Champions di Parc des Princes itu diwarnai keributan, akibat perlakukan polisi terhadap pendukung Liverpool, saat mereka berusaha masuk dan keluar stadion, baik sebelum dan sesudah pertandingan.

 

Insiden tersebut membuat pertandingan final molor selama setengah jam. Kini, setelah hampir dua bulan sejak 28 Mei, kepala polisi Paris, Didier Lallement pun melepas jabatannya. Didier mengeklaim masih 'terluka' oleh peristiwa malam itu, yang diakibatkan dari kesalahan yang dia dan rekan-rekannya.

Baca Juga

Pria berusia 65 tahun itu telah menerima tanggung jawab penuh atas kesalahan manajemen polisi atas situasi  tersebut. Polisi sempat mencoba menyalahkan para penggemar Liverpool karena tiba di Stade de France tanpa tiket. Bahkan mereka sempat mengeklaim telah beredar 30 ribu tiket palsu. 

Polisi menyemprot penggemar Liverpool dengan gas air mata dan mengadang kelompok besar di sekitar area stadion. Menurut sebuah laporan senat Prancis, penggemar Liverpool secara tidak adil disalahkan atas apa yang terjadi. 

''Saya masih terluka oleh kegagalan malam itu di Stade de France. Malam itu kami menyelamatkan nyawa, tapi reputasi negara rusak. Bendera Prancis ternoda dan itu membuat saya sakit, itu adalah tanggung jawab yang harus saya pikul,'' kata Didier, dikutip dari Marca, Jumat (22/7/2022).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile