Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

 

4 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Masifkan Penghijauan, Ridwan Kamil Klaim Sudah Tanam 55 Juta Pohon

Jumat 22 Jul 2022 08:25 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Bilal Ramadhan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kanan) menanam pohon secara simbolis di area perkebunan di Kawasan Bandung Utara (KBU), Desa Cimenyan, Kabupaten Bandung. Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengeklaim telah menanam sebanyak 55 juta pohon.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kanan) menanam pohon secara simbolis di area perkebunan di Kawasan Bandung Utara (KBU), Desa Cimenyan, Kabupaten Bandung. Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengeklaim telah menanam sebanyak 55 juta pohon.

Foto: Abdan Syakura
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengeklaim telah menanam sebanyak 55 juta pohon.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemprov Jawa Barat terus bergerak cepat dalam menghijaukan lahan kritis. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam hidrologis yang kerap menimpa beberapa wilayah Jabar.

 

Menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dalam masa kepemimpinannya selama tiga tahun sudah menanam 55 juta pohon guna mengatasi bencana alam seperti banjir dan longsor.

Baca Juga

"Pemprov Jawa Barat dalam tiga tahun sudah menanam lebih dari 56 juta pohon untuk mengatasi hal-hal seperti itu, dan akan terus kita lakukan," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil.

"Penanaman mangrove khususnya di laut utara Jabar juga dilakukan karena ada ratusan hektare lahan Jabar yang hilang oleh air laut, serta dilakukan pula upaya-upaya edukasi lainnya," imbuh Emil.

Proses menjaga lingkungan, kata dia, memang menjadi permasalahan bersama. Oleh karena itu ia meminta warga untuk saling bahu-membahu menjaga lahan agar tetap lestari.

"Oleh karena itu kepada masyarakat, mari kita hijaukan lahan-lahan yang terlihat kering. Laporkan kepada Pemprov Jabar kalau menemukan ada wilayah bukit yang gundul. Nanti penanaman bibit bisa kita lakukan," kata Emil.

"Tentunya ini butuh kolaborasi karena lingkungan bukan hanya urusan negara, melainkan urusan seluruh masyarakat," imbuhnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile