Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

 

3 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

China Menawarkan Dukungan kepada Presiden Baru Sri Lanka

Sabtu 23 Jul 2022 17:23 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Nidia Zuraya

Presiden China Xi Jinping menawarkan dukungannya kepada Presiden Sri Lanka yang baru terpilih Ranil Wickremesinghe.

Presiden China Xi Jinping menawarkan dukungannya kepada Presiden Sri Lanka yang baru terpilih Ranil Wickremesinghe.

Foto: AP/Ju Peng/Xinhua
Utang luar negeri Sri Lanka terhadap China mencapai Rp 75,070 triliun.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Ranil Wickremesinghe terpilih menjadi Presiden baru di saat Sri Lanka tengah diambang kebangkrutan ekonomi. Presiden China, Xi Jinping pun menawarkan dukungannya kepada Wickremesinghe sebagaimana dilaporkan CCTV.

 

Ranil Wickremesinghe merupakan seorang pengacara yang pernah menjabat sebagai perdana menteri Sri Lanka sebanyak enam kali. Ia dilantik pada Kamis (21/7/2022) di hadapan oposisi publik yang sengit.

Baca Juga

Krisis Sri Lanka memicu protes massal selama berbulan-bulan dan akhirnya memaksa Presiden Gotabaya Rajapaksa saat itu untuk meninggalkan negara itu. Ini merupakan krisis ekonomi terburuk Sri Lanka dalam beberapa dasawarsa.

Dilansir dari Reuters pada Sabtu (23/7/2022), dalam pesannya, Xi meyakinkan bahwa Sri Lanka akan mampu memulihkan ekonomi negaranya melalui uluran tangan China. Xi menegaskan bahwa China akan membantu Sri Lanka memulihkan negaranya dari kebangkrutan itu.

"(China) siap untuk memberikan dukungan dan bantuan dengan kemampuan terbaik saya kepada Presiden Wickremesinghe dan rakyat Sri Lanka dalam upaya mereka", CCTV melaporkan.

Utang luar negeri Sri Lanka terhadap China sebesar 5 miliar dolar AS atau setara Rp 75,070 triliun (kurs Rp 15.014 per dolar AS), meskipun beberapa perkiraan menyebutkannya nilainya hampir dua kali lipat dari jumlah itu.

Menurut Dana Moneter Internasional, Sri Lanka juga memiliki utang kepada India sebesar 3,8 miliar dolar dan terhadap Jepang sebanyak 3,5 miliar dolar, termasuk 1 miliar dolar ke negara-negara kaya lainnya.

Wickremesinghe telah mengumumkan keadaan darurat. Pasukan keamanan menggerebek dan membersihkan sebagian kamp protes yang menduduki halaman pemerintah di Kolombo pada Jumat, memicu kekhawatiran bahwa Wickremesinghe telah melancarkan tindakan keras sehari setelah dilantik.

 

sumber : Reuters
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile