Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

5 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pasien Inap Covid-19 Australia Lampaui Rekor Sebelumnya

Senin 25 Jul 2022 07:15 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Dwi Murdaningsih

Ilustrasi Covid-19 varian Omicron

Ilustrasi Covid-19 varian Omicron

Foto: Pixabay
Varian BA.4 dan BA.5 mendominasi penularan Covid-19 di Australia.

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY -- Angka pasien Covid-19 yang masuk rumah sakit di Australia tebus rekor menjadi 5.450 pada Senin (25/7/2022). Penyebaran sub-varian Omicron yang mudah menular membebani sistem kesehatan Negeri Kanguru.

Angka pasien rawat inap Covid-19 sudah merangkak naik sejak akhir Juni lalu. Varian BA.4 dan BA.5 mendominasi penularan Covid-19 di Australia sebab varian itu dapat menghindari perlindungan baik dari vaksinasi maupun infeksi sebelumnya.

Baca Juga

Sementara sejumlah pakar mengatakan varian ini dapat menular seperti campak. Angka pasien rawat inap Covid-19 Australia tembus rekor melampaui rekor sebelumnya sebanyak 5.390 pasien di gelombang pertama varian Omicron bulan Januari lalu.

Angka kematian hari ini juga naik, Sabtu (23/7/2022) lalu angka kematian di atas 100 untuk pertama kalinya. Pemerintah mengatakan lebih dari 1.000 panti wreda dilanda wabah sementara sebagian besar pasien merupakan kelompok lanjut usia.

Menteri Pertahanan Richard Marles mengatakan karena beberapa pusat perawatan orang lanjut usia kekurangan staf, bantuan dari personil pertahanan di fasilitas-fasilitas semacam itu diperpanjang sampai akhir September.

"Ini langkah yang ekstrem dan tepat untuk menggambarkannya, mengingat jumlah wabah yang kami miliki saat ini, ini langkah yang tepat untuk dilakukan," kata Marles di stasiun televisi ABC.

Banyak petugas garis depan di rumah sakit yang juga sakit atau sedang melakukan isolasi. Hal ini menambah krisis di sistem kesehatan Australia.

Selama musim dingin penyebaran Covid-19 dan flu semakin parah. Pihak berwenang Australia merekomendasikan pemakaian masker di dalam ruangan dan mendorong masyarakat untuk menerima vaksin booster sementara meminta bisnis untuk mengizinkan pegawai bekerja dari rumah.

Australia salah satu negara dengan angka vaksinasi tertinggi di dunia. Sudah 95 persen warganya yang berusia 16 tahun ke atas menerima dua dosis vaksin. Walaupun hanya 71 persen yang menerima suntikan booster.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile