Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kunjungi RRC, Jokowi Bahas Investasi Pengembangan Mobil Listrik

Selasa 26 Jul 2022 14:08 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Presiden Joko Widodo (kiri) memberikan salam kepada Presiden China Xi Jinping saat tiba untuk melaksanakan pertemuan bilateral di Villa 14, Diaoyutai State Guesthouse, Beijing, China, Selasa (26/7/2022). Kedua pemimpin negara tersebut melakukan pertemuan bilateral membahas penguatan kerja sama ekonomi hingga isu kawasan dan dunia.

Presiden Joko Widodo (kiri) memberikan salam kepada Presiden China Xi Jinping saat tiba untuk melaksanakan pertemuan bilateral di Villa 14, Diaoyutai State Guesthouse, Beijing, China, Selasa (26/7/2022). Kedua pemimpin negara tersebut melakukan pertemuan bilateral membahas penguatan kerja sama ekonomi hingga isu kawasan dan dunia.

Foto: ANTARA/Biro Pers Setpres/Laily Rachev
Menlu Retno sebut Jokowi dan Pemimpin RRC sempat bahas sektor investasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Li Keqiang dan Presiden Xi Jinping di Beijing, Republik Rakyat China (RRC) pada Selasa (26/7) sore. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, para pemimpin tersebut membahas peningkatan kerja sama di berbagai bidang, salah satunya termasuk sektor investasi.

 

Menurut Retno beberapa kerja sama yang dibahas di sektor investasi antara lain yakni di bidang energi terbarukan, pengembangan mobil listrik, pengembangan industri baterai, dan pengembangan green industrial park.

“Selain itu, kedua pemimpin juga membahas peningkatan investasi untuk mengembangkan industri hilirisasi petrokimia, dan sektor telekomunikasi, serta semi konduktor,” ujar Menlu dalam keterangan pers yang disiarkan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (26/7).

Sementara di bidang kesehatan, Indonesia dan Cina sepakat dan menandatangani MoU mengenai pengembangan dan riset vaksin dan genomika, termasuk komitmen untuk transfer teknologi dalam pengembangan vaksin mRNA dan adenovirus.

“Hal ini sangat penting bagi upaya penguatan kemandirian industri kesehatan di Indonesia,” tambah dia. Menurut Retno, para pemimpin RRC itupun menunjukan komitmen kuatnya untuk terus meningkatkan kerja sama dengan Indonesia.

“Sebagai negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki tempat yang penting bagi RRT dan kawasan. Apalagi saat ini Indonesia memegang Presidensi G20 dan tahun depan menjadi ketua ASEAN,” kata Menlu.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile