Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

 

10 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Xi-Biden Bicarakan Taiwan dan Rivalitas China-AS

Jumat 29 Jul 2022 09:55 WIB

Red: Esthi Maharani

Presiden China, Xi Jinping (kiri) dan Presiden AS, Joe Biden

Presiden China, Xi Jinping (kiri) dan Presiden AS, Joe Biden

Foto: Republika TV
Xi sebut melihat China sebagai ancaman merupakan kesalahan persepsi.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden melakukan percakapan via telepon pada Kamis (28/7/2022) malam waktu Beijing. Dalam percakapan tersebut kedua kepala negara pemimpin ekonomi dunia itu membicarakan tentang isu Taiwan dan rivalitas China-AS.

 

Presiden Xi menegaskan bahwa sejarah telah mencatat bahwa masalah Taiwan sudah sangat jelas dan nyata bahwa Selat Taiwan milik satu China.

Baca Juga

"Pihak AS seharusnya menghormati prinsip satu China dan tiga Komunike Bersama China-AS terkait masalah ini," kata pemimpin tertinggi Partai Komunis China (CPC) itu.

Sementara itu, Presiden Biden menyatakan bahwa kebijakan AS terhadap prinsip satu China tidak akan berubah. "AS tidak akan mendukung kemerdekaan Taiwan," kata Biden sebagaimana dirilis oleh Kementerian Luar Negeri China (MFA).

Xi menambahkan bahwa pendekatan China-AS dengan menggunakan terminologi persaingan strategis dan melihat China sebagai ancaman merupakan kesalahan persepsi.

"Kedua belah pihak perlu menjaga komunikasi di semua tingkatan dan memanfaatkan semua saluran untuk mendukung hubungan bilateral," katanya.

Biden setuju untuk tetap menjaga komunikasi dan kerja sama dengan China. "Dunia saat ini sedang kritis. Kerja sama AS-China tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat kedua negara, melainkan juga masyarakat semua negara," kata Biden.

Percakapan telepon pada Kamis malam yang berlangsung selama lebih dari dua jam tersebut merupakan yang ketiga kalinya sepanjang 2022. Komunikasi kedua kepala negara tersebut terjadi dua hari setelah Xi Jinping menerima kunjungan kehormatan Presiden Indonesia Joko Widodo di Beijing pada Selasa (26/7/2022).

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile