Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tanda Kolesterol Tinggi Terasa di Lengan Saat Menulis, Mengetik, atau Merajut

Rabu 03 Aug 2022 17:20 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Reiny Dwinanda

Mengetik (ilustrasi). Rasa sakit yang timbul di lengan saat mengetik bisa jadi pertanda kolesterol tinggi.

Mengetik (ilustrasi). Rasa sakit yang timbul di lengan saat mengetik bisa jadi pertanda kolesterol tinggi.

Foto: www.freepik.com.
Kolesterol tinggi dapat mengurangi aliran darah ke lengan dan kaki.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kolesterol tinggi dapat menyebabkan penumpukan yang mengurangi aliran darah ke lengan dan kaki. Proses ini, secara resmi dikenal sebagai penyakit arteri perifer (PAD) dan kondisinya dapat menghasilkan tanda-tanda peringatan akut.

 

"Salah satu tandanya adalah rasa sakit saat menggunakan lengan," ujar Mayo Clinic, seperti dilansir laman Express, Rabu (3/8/2022).

Baca Juga

Hal ini bisa berupa sakit dan kram saat merajut, mengetik, menulis, atau melakukan tugas manual lainnya. Nyeri atau kram otot ini, yang biasanya dimulai saat berolahraga dan berakhir dengan istirahat, disebut klaudikasio.

Bagaimana mengurangi risiko Anda?

Kolesterol tinggi berarti Anda memiliki terlalu banyak kolesterol, zat lilin yang diproduksi di dalam hati, dalam darah Anda. Kolesterol melakukan sejumlah peran penting dalam tubuh, seperti membangun struktur membran sel.

Di sisi lain, Anda perlu menjaga keseimbangan kolesterol dalam tubuh.

Mengingat risiko yang terkait, sangat penting untuk mengurangi kadar kolesterol tinggi.

Pertama dan terpenting, Anda harus menjalani tes kolesterol tinggi. Kolesterol tinggi tidak menimbulkan gejala. Anda hanya dapat mengetahui apakah Anda memilikinya dari tes darah.

"Dokter Anda mungkin menyarankan untuk melakukan tes jika mereka mengira kadar kolesterol Anda bisa tinggi," kata National Health Services (NHS) di Inggris.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile