Dimyati: Jurnalis Parlemen Harus Dukung Pembentukan Opini Positif DPR

Media memiliki tugas antara lain dengan membuat strategi komunikasi publik yang baik

Jumat , 05 Aug 2022, 13:48 WIB
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah berharap para jurnalis parlemen mendukung pembentukan opini yang positif khususnya terkait kinerja legislatif.
Foto: istimewa
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah berharap para jurnalis parlemen mendukung pembentukan opini yang positif khususnya terkait kinerja legislatif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah berharap para jurnalis parlemen mendukung pembentukan opini yang positif khususnya terkait kinerja legislatif.

Dia mengibaratkan dalam sebuah "kapal besar", jurnalis parlemen yang tergabung di dalamnya, harus mendukung "kesebelasan" DPR dalam pembentukan opini publik yang baik.

Baca Juga

"Jurnalis sebagai suporter membuat opini dan pemikiran-pemikiran agar opini publik bagus terhadap DPR," kata Dimyati saat membuka diskusi Forum Kolaborasi Media dan Parlemen di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (8/5/2022).

Dia menilai dalam menguatkan "kapal" tersebut, media memiliki tugas antara lain dengan membuat strategi komunikasi publik yang baik. Hal itu menurut dia agar apabila ada pihak-pihak yang membuat opini buruk terhadap DPR, dapat diredam agar tidak menjadi citra negatif.

"Lalu kelola keadaan darurat, masalah-masalah yang ada misalnya opini pengadaan gorden yang menjadi blunder maka harus dibatalkan. Mulai sekarang bagaimana kelola keadaan darurat tersebut sehingga tidak kalah dengan jurnalis di eksekutif dan yudikatif," ujarnya.

Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar juga berharap peran jurnalis dalam mewujudkan parlemen modern karena menjadi sarana informasi yang dapat disebarluaskan kepada publik. "Mewujudkan parlemen modern bukan hanya tanggung jawab anggota DPR namun kita semua. Karena mewujudkan parlemen modern adalah cita-cita kita semua," ujarnya.

Indra mengatakan, ada tiga indikator parlemen modern yaitu transparansi, penggunaan teknologi informasi, dan perjuangan terhadap aspirasi masyarakat.

Karena itu dia berharap media dapat mendukung upaya mewujudkan parlemen modern tersebut dengan menyebarluaskan informasi terkait kinerja DPR kepada publik.