Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

 

6 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Wamendag: Beli Minyak Curah pakai PeduliLindungi Jangan Persulit Warga

Sabtu 06 Aug 2022 16:41 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga (kanan) berbincang dengan pedagang daging di Pasar Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (20/7/2022). Kunjungan kerja Wamendag di Banyuwangi itu untuk memastikan stok kebutuhan pokok penting dan menjaga stabilisasi harga pangan ditingkat pedagang seperti minyak goreng, daging, bawang dan cabai.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga (kanan) berbincang dengan pedagang daging di Pasar Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (20/7/2022). Kunjungan kerja Wamendag di Banyuwangi itu untuk memastikan stok kebutuhan pokok penting dan menjaga stabilisasi harga pangan ditingkat pedagang seperti minyak goreng, daging, bawang dan cabai.

Foto: ANTARA/Budi Candra Setya
Wamendag berharap PeduliLindungi tak menganggu aktivitas pedagang

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menegaskan program pembelian minyak goreng curah menggunakan aplikasi PeduliLindungi dilakukan namun jangan sampai mempersulit masyarakat untuk mendapatkannya.

 

Hal itu disampaikan Wamendag saat kunjungan kerja di Pasar Aurduri Kota Jambi, Sabtu.

Wamendag mengatakan program ini diharapkan agar masyarakat dengan mudah membeli minyak curah dan melalui program tersebut diharapkan juga tidak mengganggu aktivitas para pedagang.

"Itu saya pikir menjadi program, yang penting masyarakat dimudahkan administrasinya tertib serta tidak mengganggu aktivitas berdagang " kata Jerry Sambuaga.

Kementerian Perdagangan akan terus memantau harga bahan pokok di pasar bersama pemerintah daerah guna menstabilkan harga serta menjamin pasokan. Ia mengatakan, dengan adanya program tersebut diharapkan masyarakat yang mendapatkan minyak curah tersebut benar-benar masyarakat yang membutuhkan.

"Tujuannya apa, untuk tepat sasaran dan juga memastikan masyarakat mendapatkan minyak goreng itu. Intinya semuanya tertib aman dan lancar," katanya.

Sementara itu, Edi Pedagang minyak curah di pasar Auduri Jambi mengatakan masyarakat yang membeli minyak curah di tempatnya tidak harus menggunakan aplikasi Peduli Lindungi."Tidak pakai aplikasi peduli Lindungi, masyarakat datang ke sini langsung kami layani dan kami jual minyak curah Rp14 ribu per liter, karena kami dapat dari agen Rp 13 ribu per kilogram sedangkan kalau minyak kemasan harganya masih mahal," tutur dia.

Dirinya berharap dengan kedatangan Wamendag dapat meningkatkan harga sawit, namun minyak curah tetap masih terjangkau."Kita minta harga sawit mahal, tali minyak curah masih murah. Kalau harga sawit mahal kan ekonomi jadi naik, pasar agak ramai tetapi kalau harga sawit murah pasar sepi," keluhnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile