Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

 

1 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pramugari: Jangan Pernah Telanjang Kaki di Pesawat

Ahad 07 Aug 2022 01:04 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Reiny Dwinanda

Penumpang pesawat diserukan untuk tidak telanjang kaki di pesawat, apalagi ketika akan menggunakan toilet.

Penumpang pesawat diserukan untuk tidak telanjang kaki di pesawat, apalagi ketika akan menggunakan toilet.

Foto: flickr
Pramugari menyebut telanjang kaki di pesawat adalah kebiasaan jorok.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang pramugari memperingatkan penumpang untuk tidak melakukan kebiasaan umum saat berada di dalam kamar mandi pesawat. Mereka mengungkapkan fakta "menjijikkan" dari kecerobohan itu.

 

Meskipun protokol pembersihan telah ditingkatkan banyak maskapai penerbangan sejak pandemi Covid-19, tetapi ada bagian kamar mandi yang terkenal menjijikkan. Ada banyak penumpang tanpa sadar berjalan di beberapa bagian pesawat yang paling kotor, yang bahkan dapat membuat diri mereka terpapar kuman.

Baca Juga

Informasi itu terungkap setelah awak kabin merespons unggahan di forum Reddit berjudul "Pramugari Reddit, rahasia gelap apa yang tidak Anda beri tahukan kepada penumpang Anda?". Anggota kru penerbangan menjelaskan memakai sepatu sangat penting di dalam pesawat.

"Toilet pesawat menjijikkan, jangan masuk ke sana dengan kaki telanjang. Orang-orang sering banget buang air kecil di lantai," kata pramugari yang memakai nama anonim, dilansir laman Express, Ahad (7/8/2022).

Begitu mendarat, pesawat harus segera disiapkan untuk penerbangan berikutnya. Petugas akan dengan cepat menyedot debu dan mengelap toilet agar tampak bersih dan wangi.

Meski begitu, kemungkinan masih ada kuman yang tertinggal dan tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Menurut Travel Update, percikan urine di lantai toilet juga cenderung cepat kering lalu menyisakan bakteri mikroskopis.

"Udara disediakan untuk Anda dari luar, dan pada ketinggian yang tinggi, sangat sedikit kelembapan yang terkandung di dalamnya. Setiap jenis cairan yang dijatuhkan di mana saja di pesawat niscaya akan mengering dengan cukup cepat," ujar pakar Travel Update.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile