Ahad 07 Aug 2022 17:45 WIB

Pergantian Lima Pemain Terbukti Untungkan Klub-Klub Liga Primer Inggris

Tottenham Hotspur mengganti empat pemain sekaligus dari lima perubahan pemain..

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah
Liga Primer Inggris
Foto: independent.co.uk
Liga Primer Inggris

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Klub Liga Primer Inggris memaksimalkan aturan lima pemain pengganti untuk membantu mereka mengamankan kemenangan pada pertandingan pembukaan musim. Newcastle United, Tottenham Hotspur, Southampton, dan Chelsea membuat lima perubahan dalam laga pembuka mereka. Hanya Southampton yang gagal meraih tiga poin.

Eddie Howe menggunakan semua perubahannya selama tiga penghentian terpisah dalam 10 menit terakhir saat The Magpies meraih kemenangan 2-0 atas Nottingham Forest, Sabtu (6/8/2022). Klub hanya diperbolehkan melakukan pergantian pemain dalam tiga kali jeda dalam permainan sebagai upaya untuk menghentikan klub yang mengeksploitasi aturan untuk membuang-buang waktu.

Baca Juga

Sementara itu, lima perubahan yang diambil Thomas Tuchel terjadi setelah satu jam saat Chelsea melindungi keunggulan tipis mereka melawan Everton berkat penalti Jorginho di perpanjangan waktu babak pertama. Pergantian empat pemain Tottenham memakan waktu begitu lama sehingga pemain pengganti terakhir Matt Doherty masuk satu menit lebih lambat dari tiga rekan satu timnya.

Ini bukan pertama kalinya bos Spurs Antonio Conte melakukan empat pergantian pemain sekaligus dalam satu pertandingan. Ia pernah melakukannya saat melawan Mura di Liga Conference Eropa. 

"Saya pikir lima pemain pengganti adalah hal yang baik," kata kolumnis The Mail on Sunday, Danny Murphy dikutip dari Daily Mail, Ahad (7/8/2022).

"Saya pikir itu akan meningkatkan kualitas pertandingan dan melindungi para pemain. Kami tidak boleh tertinggal dari liga-liga lain di Eropa. Adalah tanggung jawab ofisial untuk memastikan tim tidak mengeksploitasinya dan memastikan mereka menambahkan pada waktu yang tepat," tambahnya.

Klub Liga Primer Inggris telah lama menolak kesempatan untuk mengembalikan aturan lima pergantian secara permanen, yang telah mereka gunakan ketika sepak bola kembali setelah jeda selama pandemi Covid-19. Argumen mereka adalah itu akan memberi klub-klub top seperti Manchester City dan Liverpool keuntungan lebih besar dengan kesempatan untuk memanfaatkan skuad mereka yang lebih kuat dan lebih dalam.

"Sama sekali tidak benar bahwa itu memberi kami keuntungan," kata Jurgen Klopp pada Februari. "Aku tidak percaya masih dibahas seperti ini," ujarnya.

Liga-liga besar lainnya di Eropa terus menggunakan lima pemain pengganti ketika diberi opsi untuk itu. Namun mayoritas tim Liga Primer memilih untuk kembali ke maksimal hanya tiga pemain pengganti. Namun pada musim panas ini mereka akhirnya memilih mengikuti La Liga, Ligue 1, Serie A, dan Bundesliga yang menerapkan lima penggantian.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement