Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

 

5 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kemenparekraf: IBF 2022 Beri Semangat Pelaku Usaha Penerbitan

Senin 08 Aug 2022 00:42 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Agung Sasongko

Pengunjung melihat koleksi buku yang dipamerkan pada ajang Islamic Book Fair (IBF) 2022 di Jakarta Convention Center, Ahad (7/8/2022). Pengunjung pameran buku Islamic Book Fair (IBF) 2022 pada hari terkahir tersebut terlihat cukup ramai. Sejumlah stand menawarkan diskon besar-besaran kepada pengunjung.Prayogi/Republika.

Pengunjung melihat koleksi buku yang dipamerkan pada ajang Islamic Book Fair (IBF) 2022 di Jakarta Convention Center, Ahad (7/8/2022). Pengunjung pameran buku Islamic Book Fair (IBF) 2022 pada hari terkahir tersebut terlihat cukup ramai. Sejumlah stand menawarkan diskon besar-besaran kepada pengunjung.Prayogi/Republika.

Foto: Prayogi/Republika.
IBF 2022 memberikan semangat kepada pelaku usaha penerbitan.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Direktur Industri Kreatif Musik, Film, dan Animasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Amin Abdullah menilai pameran buku Islam (Islamic Book Fair/IBF) 2022 di JCC Senayan, Jakarta Selatan, bisa memberikan semangat bagi para pelaku usaha penerbitan. Momen IBF 2022 diharapkan bisa menjadi momentum kebangkitan bagi usaha penerbitan dan ekonomi kreatif.

 

"IBF 2022 memberikan semangat kepada pelaku usaha penerbitan untuk berkolaborasi di ekonomi kreatif," kata Amin saat penutupan IBF 2022, di JCC Senayan, Ahad (7/8/2022) malam.

Baca Juga

Sebenarnya, dia melanjutkan, sektor penerbitan tak bisa berdiri sendiri melainkan berkaitan satu sama lain. Yaitu buku dan penerbitan yang berkaitan dan menarik urusan lain seperti musik hingga fesyen. Ia menilai evenr ini juga mengapresiasi karya penulis Indonesia. Amin juga mengaku sedikit terkejut ketika melihat pelaku usaha penerbitan yang berhasil mempunyai konsentrasi konsumen tertentu di IBF 2022. Ia berharap momen IBF 2022 bisa menjadi salah satu momentum kebangkitan usaha penerbitan Indonesia. Sebab, dia melanjutkan, selama pameran ini terjadi distribusi dan konsumsi. Apalagi, pameran ini tercatat telah 20 kali diselenggarakan. Menurutnya, IBF luar biasa dan biasanya semakin lama semakin baik.

"Mudah-mudahan kemudian bisa menjadi momentum kebangkitan. Maju terus literasi Indonesia," ujarnya.

Sebelumnya, IBF 2022 yang diadakan di Jakarta Convention Center (JCC), berlangsung hingga tanggal 7 Agustus 2022. Pameran IBF 2022 diikuti sekitar 80 peserta dari dalam dan luar negeri dengan total pengambilan stan kepesertaan mencapai 200 stan. N Rr Laeny Sulistyawati

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile