Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

 

4 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kenali Gejala Kolesterol Tinggi, Terasanya Hanya di Salah Satu Mata

Senin 08 Aug 2022 17:30 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda

Mengucek mata (Ilustrasi). Penglihatan kabur atau kehilangan penglihatan dapat menjadi tanda kolesterol tinggi.

Mengucek mata (Ilustrasi). Penglihatan kabur atau kehilangan penglihatan dapat menjadi tanda kolesterol tinggi.

Foto: Republika/Desy Susilawati
Kolesterol tinggi juga dapat memengaruhi mata.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketika seseorang memiliki kadar kolesterol tinggi, itu berarti mereka memiliki terlalu banyak zat lemak yang disebut kolesterol dalam darah mereka. Penumpukan kolesterol dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah. Dan ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti masalah jantung dan strok jika tidak ditangani.

 

Kolesterol tinggi umumnya disebabkan oleh pilihan gaya hidup termasuk konsumsi terlalu banyak makanan berlemak dan tidak cukup berolahraga. Biasanya kondisi ini tidak menimbulkan gejala dan diketahui lewat tes darah. Namun, kadang-kadang, bisa ada tanda-tanda.

Baca Juga

Menurut Cleveland Clinic, memiliki kolesterol tinggi dapat menyebabkan retina vein occlusion (RVO). Individu yang mengalami ini, penglihatannya akan terasa kabur atau kehilangan penglihatan di salah satu mata. Itu terjadi ketika gumpalan darah menyumbat pembuluh darah.

"Kadang-kadang itu terjadi karena pembuluh darah mata terlalu sempit. Ini lebih mungkin terjadi pada penderita diabetes, dan kemungkinan tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, atau masalah kesehatan lain yang memengaruhi aliran darah," kata Cleveland Clinic, seperti dilansir dari Express, Senin (8/8/2022).

Dalam beberapa kasus, gejala RVO yang dirasakan bisa berbeda mulai dari halus hingga sangat jelas. Namun yang pasti, itu hampir selalu terjadi pada satu mata.

"Awalnya, penglihatan kabur atau kehilangan penglihatan mungkin sedikit, tetapi semakin memburuk dalam beberapa jam atau hari berikutnya. Terkadang bisa menjadi kehilangan penglihatan total," kata dia.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile