Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

 

1 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Industri Mocaf di Sumbawa Barat Jadi Solusi Kelangkaan Tepung Terigu

Selasa 09 Aug 2022 04:26 WIB

Red: Fuji Pratiwi

Produsen menjemur singkong untuk bahan mie mocaf atau tepung singkong (ilustrasi). Dinas Perindustrian Nusa Tenggara Barat yakin industri tepung singkong (mocaf) di Kabupaten Sumbawa Barat bisa menjadi salah satu solusi jika terjadi kelangkaan tepung terigu akibat resesi ekonomi dunia.

Produsen menjemur singkong untuk bahan mie mocaf atau tepung singkong (ilustrasi). Dinas Perindustrian Nusa Tenggara Barat yakin industri tepung singkong (mocaf) di Kabupaten Sumbawa Barat bisa menjadi salah satu solusi jika terjadi kelangkaan tepung terigu akibat resesi ekonomi dunia.

Foto: ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
Produk tepung mocaf Sumbawa Barat beberapa campuran.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Dinas Perindustrian Nusa Tenggara Barat yakin industri tepung singkong (mocaf) di Kabupaten Sumbawa Barat bisa menjadi salah satu solusi jika terjadi kelangkaan tepung terigu akibat resesi ekonomi dunia.

 

Kepala Dinas Perindustrian NTB Nuryanti, mengatakan Kabupaten Sumbawa Barat sudah memiliki produk tepung mocaf dengan beberapa campuran. Ada yang dicampur dengan ketan dan tepung jagung sehingga campuran-campuran itu membentuk karakter tersendiri untuk bahan baku kue-kue kering.

Baca Juga

"Semoga ekosistem industri tepung mocaf di Kabupaten Sumbawa Barat, segera kita finalkan dan menjadi solusi untuk kelangkaan terigu di Indonesia, khususnya di NTB," kata Nuryanti.

Ia mengatakan, dalam rangka menciptakan ekosistem industri mocaf tersebut, pihaknya bekerja sama dengan Pemrintah Kabupaten Sumbawa Barat dan para pelaku usaha terkait. Mereka sudah mengadakan pameran dan pertemuan serta dialog bertema "Industri dan Ekosistem Industri".

Kegiatan yang digelar di Sentra Industri Kecil Menengah (IKM] Poto Tano tersebut, dalam rangka sinergitas pengembangan industri dalam mendukung Kawasan Industri Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam pertemuan tersebut, Nuryanti mengajak para IKM untuk mengunjungi klinik konsultasi di stand Dinas Perindustrian NTB yang membuka pelayanan pendaftaran melalui sistem informasi manajemen industri (Simanis), dan pendaftaran nomor induk berusaha (NIB) melalui sistem online single submission (OSS).

Selain itu, pemprov juga memfasilitas pengurusan sertifikat halal, fasilitas sertifikat merek dan pendaftaran e-katalog. "Hal itu merupakan sebuah langkah pelayanan dari pemerintah kepada masyarakat," ujar Nuryanti.

 

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile