Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

 

1 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Meski Sudah Turun, Harga Cabai Belum Normal

Selasa 09 Aug 2022 11:01 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Indira Rezkisari

Harga cabai di Indramayu sudah menurun, kini di Rp 70 ribu per kilogram setelah sebelumnya melonjak di Rp 110 ribu per kilogram.

Harga cabai di Indramayu sudah menurun, kini di Rp 70 ribu per kilogram setelah sebelumnya melonjak di Rp 110 ribu per kilogram.

Foto: ANTARA/Bayu Pratama S
Pedagang sayur merasakan penurunan harga tingkatkan kembali penjualan.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Harga komoditas cabai di Pasar Baru Indramayu sudah mengalami penurunan. Meski demikian, harga saat ini belum sepenuhnya kembali normal.

 

Berdasarkan pantauan Republika di Pasar Baru Indramayu, Selasa (9/8/2022), harga cabai rawit merah saat ini mencapai Rp 70 ribu per kilogram. Turun secara bertahap dari sebelumnya yang sempat mencapai Rp 110 ribu per kilogram.

Baca Juga

Untuk cabai rawit hijau, harganya kini Rp 40 ribu per kilogram. Harga tersebut juga turun sedikti demi sedikit dari semula yang mencapai Rp 80 ribu per kilogram.

Penurunan harga juga terjadi pada cabai merah, yang sekarang Rp 70 ribu per kilogram. Saat menjelang Idul Adha, harga komoditas tersebut mencapai Rp 100 ribu per kilogram.

Begitu pula cabai hijau, yang saat ini harganya Rp 40 ribu per kilogram, turun dari harga sebelumnya Rp 50 ribu per kilogram. ‘’Ya harga cabai sudah mulai pada turun, tapi belum normal,’’ kata seorang pedagang sayur di pasar tersebut, Opik.

Opik mengatakan, penurunan harga itu dipengaruhi kondisi cuaca yang membaik. Kondisi tersebut akhirnya berdampak pada produksi cabai petani yang kembali meningkat.

Tak hanya komoditas cabai, lanjut Opik, penurunan harga juag terjadi pada bawang merah. Yakni, dari Rp 70 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu per kilogram.

Opik menambahkan, tomat juga saat ini sudah turun harga. Yakni, dari Rp 16 ribu per kilogram menjadi Rp 13 ribu per kilogram. ‘’Semua sudah turun, secara bertahap,’’ cetus Opik.

Opik mengungkapkan, penurunan harga komoditas sayuran tersebut kini membuat penjualannya kembali meningkat. Saat harga berbagai komoditas sayuran naik, penjualannya menurun karena konsumen mengurangi pembelian mereka.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile