Wednesday, 9 Rabiul Awwal 1444 / 05 October 2022

Wednesday, 9 Rabiul Awwal 1444 / 05 October 2022

 

9 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pengidap Diabetes Tipe 2 Sebaiknya Hindari Tujuh Makanan Ini

Kamis 11 Aug 2022 03:47 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Qommarria Rostanti

Pengidap diabetes tipe 2 sebaiknya menghindari tujuh makanan ini. (ilustrasi)

Pengidap diabetes tipe 2 sebaiknya menghindari tujuh makanan ini. (ilustrasi)

Foto: Pixabay
Banyak pengidap diabetes 2 mengonsumsi makanan yang memicu kadar gula darah naik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi sangat memengaruhi kadar gula darah. Karena itu, pengidap diabetes tipe 2 perlu berhati-hati dengan menu harian. Bisa jadi makanan yang dianggap sehat ternyata malah meningkatkan kadar gula darah.

 

Diabetes tipe 2 adalah kondisi kronis yang dapat menyebabkan kadar gula darah dalam tubuh menjadi terlalu tinggi. Hal yang lebih mengkhawatirkan yakni masih banyak dari pengidapnya masih mengonsumsi makanan yang memicu kadar gula darah meningkat.

Baca Juga

Seiring waktu, kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh, meningkatkan risiko serangan jantung dan strok. Untuk mengelola diabetes dengan aman, amat penting mengetahui makanan yang berdampak negatif terhadap gula darah.

British Dietetic Association (BDA) menjelaskan, setiap kali seseorang mengonsumsi makanan atau minuman bergula atau bertepung, kadar glukosa darah dalam tubuh meningkat. Beberapa dari makanan ini cepat dicerna dan menyebabkan kenaikan cepat dan tajam dalam kadar glukosa darah.

Makanan dan minuman itu dikenal dengan istilah memiliki indeks glikemik tinggi. "Makanan dan minuman dengan indeks glikemik rendah lebih lambat dicerna, membuat glukosa darah naik lebih lambat," kata BDA dikutip dari laman Mirror, Kamis (11/8/2022).

Tujuh makanan yang dapat meningkatkan gula darah secara signifikan meliputi buah anggur, ramen, kentang, sushi, buah kering, jus buah, dan sereal. Buah anggur yang dianggap sehat jika disantap berlebihan juga dapat berdampak negatif pada kadar gula darah.

Meskipun ada sifat buah anggur yang membantu menurunkan kadar glukosa darah, satu butir buah anggur mengandung sekitar satu gram karbohidrat. Karena itu, pengidap diabetes disarankan mengurangi konsumsi buah anggur, terutama jika rentan terhadap gula darah tinggi.

"Jika Anda menganggap satu porsi buah kering hanya satu sendok makan dan dikemas dalam 20 gram karbohidrat total gula, Anda bisa melihat betapa mudahnya hal ini terjadi," ujar Diabetes.co.uk.

Menurut Diabetes.co.uk, pengidap diabetes tidak perlu mengurangi asupan buah, tetapi ada baiknya membuat buku harian makanan untuk memeriksa seberapa sering dan berapa banyak buah yang dimakan. Selain itu, pilih jenis buah-buahan yang tepat.

Banyak orang jarang makan buah, tetapi cenderung menyantap porsi yang lebih besar saat memakannya. Selain buah, pilihan makanan yang lebih sehat untuk membantu menstabilkan kadar gula darah termasuk makanan laut, brokoli, kacang-kacangan, kol parut, buah beri, alpukat, jeruk, gandum, yogurt, dan telur.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile