Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

 

3 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kemlu RI Sambut Upaya MER-C untuk Dukung Afghanistan

Kamis 11 Aug 2022 20:15 WIB

Red: Esthi Maharani

Head of Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad (tengah) berbincang bersama Presidium MER-C Faried Thalib (kanan) dan Pimpinan Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI) HM Mursalin (kiri) usai memberikan keterangan terkait keberangkatan tim medis & program kemanusiaan MER-C untuk Afganistan di Jakarta, Jumat (18/3/2022). MER-C Indonesia akan mengirimkan tim medisnya ke Afganistan untuk turut membantu krisis kemanusiaan yang melanda negara tersebut. Pada tahap awal tim yang diberangkatkan adalah tim assassment yang terdiri dari dua dokter selain itu juga turut dibawa sejumlah bantuan awal obat-obatan.Prayogi/Republika.

Head of Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad (tengah) berbincang bersama Presidium MER-C Faried Thalib (kanan) dan Pimpinan Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI) HM Mursalin (kiri) usai memberikan keterangan terkait keberangkatan tim medis & program kemanusiaan MER-C untuk Afganistan di Jakarta, Jumat (18/3/2022). MER-C Indonesia akan mengirimkan tim medisnya ke Afganistan untuk turut membantu krisis kemanusiaan yang melanda negara tersebut. Pada tahap awal tim yang diberangkatkan adalah tim assassment yang terdiri dari dua dokter selain itu juga turut dibawa sejumlah bantuan awal obat-obatan.Prayogi/Republika.

Foto: Prayogi/Republika
MER-C Indonesia memberikan bantuan kemanusiaan ke Afghanistan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Luar Negeri RI mengapresiasi dan menyambut baik upaya organisasi kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia dalam memberikan bantuan kemanusiaan ke Afghanistan.

 

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI Abdul Kadir Jailani saat menerima tim MER-C di kantor Kementerian Luar Negeri RI pada Rabu (10/8/2022), menurut keterangan MER-C yang diterima di Jakarta, Kamis (11/8/2022).

"Tentunya Pemerintah RI selalu menyambut baik setiap upaya dari elemen bangsa Indonesia untuk melakukan bantuan kemanusiaan di mana pun, karena itu hal yang mulia," kata Abdul Kadir dalam pertemuan itu.

"Saya senang dan bangga mendengar kegiatan kemanusiaan MER-C di Afghanistan," ujarnya usai mendengar pemaparan dari dua perwakilan relawan MER-C yang baru kembali dari Afghanistan pada akhir Juli 2022.

Dia juga menyambut baik rencana program jangka panjang MER-C untuk Afghanistan berupa pembangunan kapasitas dalam bidang kesehatan.

"Mengenai rencana MER-C untuk memberikan beasiswa atau fellowship bagi beberapa tenaga kesehatan di Indonesia, menurut hemat saya langkah ini merupakan langkah yang sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia. Salah satu program yang dilakukan pemerintah saat ini adalah upaya membantu peningkatan kualitas SDM di Afghanistan," ungkapnya.

Lebih lanjut dia memaparkan bahwa Pemerintah RI memang secara khusus berfokus pada pemberian beasiswa di berbagai sektor, dan kesehatan merupakan satu sektor yang cukup penting.

Pemberian bantuan peningkatan kapasitas tersebut, menurut dia, akan lebih baik apabila difokuskan untuk pengembangan kapasitas bagi para perempuan Afghanistan.

Namun, seiring dengan kondisi di Afghanistan yang masih memiliki dinamika tersendiri, Abdul Kadir mengingatkan agar semua bantuan kemanusiaan yang dilakukan oleh MER-C di Afghanistan juga bisa disinergikan dengan Pemerintah RI dan pelaksanaannya melibatkan otoritas setempat.

"Harapan saya kita bisa bersinergi, bekerja sama, itu akan menjadi suatu yang baik," ucapnya.

Dalam pertemuan tersebut, selain memaparkan tentang misi Kemanusiaan MER-C di Afghanistan, Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad juga menyampaikan perkembangan misi kemanusiaan MER-C di Palestina, khususnya program pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza.

Sarbini menyampaikan harapannya agar pemerintah bisa terus mengupayakan izin bagi tim medis dan konstruksi MER-C agar dapat masuk ke Jalur Gaza.

Saat ini Jalur Gaza masih dalam situasi gencatan senjata pascaserangan yang menewaskan puluhan korban jiwa dan melukai ratusan warga.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile