Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

15 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tayang Besok, Emergency Declaration Bikin Penonton Ikut Rasakan Teror Virus di Pesawat

Senin 15 Aug 2022 00:07 WIB

Rep: Fergi Nadira B/ Red: Reiny Dwinanda

Film Emergency Declaration besutan sutradara Han Jae-rim tayang 16 Agustus 2022 di bioskop

Film Emergency Declaration besutan sutradara Han Jae-rim tayang 16 Agustus 2022 di bioskop

Foto: dok. CGV Indonesia
Emergency Declaration hadapkan penumpang dengan ancaman virus di pesawat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di Emergency Declaration, aktor Parasite Song Kang-ho berperan sebagai detektif yang kebetulan harus bekerja menggagalkan rencana penyebaran virus di dalam pesawat. Film ini mengisahkan perjuangan bertahan hidup ratusan orang di pesawat yang tengah mengudara.

Tayang mulai Selasa (16/8/2022) di bioskop, film thriller besutan penulis sekaligus sutradara Han Jae-rim ini berhasil membuat emosi penonton naik-turun sepanjang dua jam lebih 27 menit. Kegembiraan dan melodrama dari alur cerita sangat tercermin dalam film yang sudah tayang perdana pada Juli lalu di Cannes Film Festival.

Baca Juga

Berawal dari kisah seorang penumpang yang memiliki latar bermasalah dalam kehidupannya Ryu Jin-seok (Im Si-wan) yang membuat ancaman teror dalam video. Sang detektif In Ho (Song Kang-ho) kemudian menelusuri jejak Ryu hingga ditemukan jasad dan video tentang percobaan virus pada sebuah tikus.

photo
Film Emergency Declaration besutan sutradara Han Jae-rim tayang 16 Agustus 2022 di bioskop - (dok. CGV Indonesia)

Karakter jahat Im Si-wan sebagai seorang teroris virus mulai ketika ia melepaskan virus mematikan di atas pesawat yang tengah mengudara dari Korea Selatan (Korsel) menuju Honolulu, Hawaii. Orang yang terinfeksi pertama menerima ruam di tubuh, kemudian pembuluh darah mereka mulai pecah, dan menimbulkan kematian.

Kepanikan berikutnya di antara penumpang menyebar lebih cepat daripada patogennya sendiri. Di situ, sutradara mengoyak perasaan penonton dan memberikan pesan moral dengan menunjukkan bagaimana keserakahan dan ketakutan penumpang pesawat untuk dapat tetap bertahan hidup ketika terjebak dalam keadaan bencana.

Penerbangan KI501 berpacu dengan waktu karena virus telah menyebar di antara para penumpang dengan cepat. Penonton juga mendapatkan pelajaran pengorbanan pribadi yang mengungkap sejumlah rahasia antara Hyun-soo, co-pilot pesawat (Kim Nam-gil) yang begitu membenci Jae-hyuk, dan mantan pilot (Lee Byung-hun) yang bepergian dengan putrinya yang masih kecil. Semua terinfeksi tak terkecuali co-pilot dan pramugari.

Dengan sinematografi yang keren, Emergency Declaration juga fokus pada kisah di daratan dalam upaya penyelamatan pesawat hingga pada tingkat pemerintahan. In-ho sangat terlibat dalam upaya penyelamatan, termasuk dalam mencari vaksin di darat untuk menangkal virus yang sudah telanjur menjalar di tubuh para penumpang pesawat.

Salah satu penumpang pesawat adalah istri sang detektif. Di darat, In-ho juga berinteraksi dengan Menteri Transportasi Seok Hee (Jeon Do-yeon) dan dengan co-pilot melalui jaringan telepon pesawat untuk bisa keluar dari teror tersebut.

Setiap aktor, terutama Song, benar-benar memberikan kinerja yang kokoh dalam narasi yang koreksi arah emosionalnya sering terjadi. Alhasil, film kadang-kadang bisa terasa tanpa arah.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile