Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

4 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Xavi: Ekspektasi Terhadap Barcelona Terlalu Tinggi

Senin 15 Aug 2022 03:15 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

 Pemain Barcelona Robert Lewandowski, kanan, menembak melewati pemain Rayo Florian Lejeune selama pertandingan sepak bola La Liga Spanyol antara Barcelona dan Rayo Vallecano di stadion Camp Nou di Barcelona, ??Spanyol, Sabtu, 13 Agustus 2022.

Pemain Barcelona Robert Lewandowski, kanan, menembak melewati pemain Rayo Florian Lejeune selama pertandingan sepak bola La Liga Spanyol antara Barcelona dan Rayo Vallecano di stadion Camp Nou di Barcelona, ??Spanyol, Sabtu, 13 Agustus 2022.

Foto: AP/Joan Monfort
Dengan skuad mentereng, Barcelona tak mampu memenangkan laga.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Xavi Hernandez mengungkapkan kekecewaannya setelah hasil imbang tanpa gol Barcelona melawan Rayo Vallecano di kandang sendiri akhir pekan kemarin. Pelatih Barcelona itu mengakui harapan terhadap timnya telah meningkat musim ini, menyusul kedatangan beberapa pemain besar seperti Robert Lewandowski.

Namun Lewandowski yang dibeli dari Bayern Muenchen itu gagal mencetak gol dalam debutnya di La Liga Spanyol. ''Saya mengerti kekecewaannya, kami telah menghasilkan banyak harapan. Tapi kami minta kesabaran,'' kata Xavi, dikutip dari Marca, Ahad (14/8/2022).

Baca Juga

Padahal, Xavi ingin menunjukan kepada penggemar Barcelona bahwa timnya telah berada di jalur yang besar. Ia menilai timnya perlu menyerang lebih baik dan menciptakan peluang. Ia mengatakan Frenkie de Jong cs tidak memainkan permainan terbaik. 

''Kami kecewa. Bisa jadi ekspektasinya terlalu tinggi. Tidak memadai. Saya tidak ingin mencari alasan. Hanya penjelasan. Sebaiknya ada ekspektasi yang tinggi,'' ujar dia. 

Namu Xavi, yang merupakan legenda Barcelona, tidak keberatan dengan ekspektasi yang tinggi tersebut. Bahkan ia jadi orang pertama yang menerima harapan tinggi terhadap timnya. Ia mengatakan, timnya hanya sedikit lebih stres dan kurang efektif dalam pertandingan yang semestinya dimenangkan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile