Senin 15 Aug 2022 18:42 WIB

Klopp Yakin Diaz Bisa Meniru Jumlah Gol Sadio Mane

Juergen Klopp bicara seputar penampilan Luis Diaz.

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Muhammad Akbar
Manager Liverpool, Juergen Klopp, gagal membawa timnya menjuarai Liga Champions musim ini setelah kalah 0-1 dari Real Madrid di partai final di Stade de France, Paris, pada Ahad (29/5/2022) dini hari WIB.
Foto: EPA-EFE/FRIEDEMANN VOGEL
Manager Liverpool, Juergen Klopp, gagal membawa timnya menjuarai Liga Champions musim ini setelah kalah 0-1 dari Real Madrid di partai final di Stade de France, Paris, pada Ahad (29/5/2022) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manajer Liverpool Juergen Klopp mendukung Luis Diaz untuk meniru jumlah gol Sadio Mane di Anfield.

Mane meninggalkan Liverpool musim panas ini dengan rekor 120 gol dalam 269 pertandingan dan satu penghargaan Sepatu Emas Liga Premier atas namanya, setelah berubah menjadi mesin yang produktif selama enam tahun di bawah Klopp.

Diaz belum menyamai pencapaian semacam itu, dengan hanya empat gol dalam 13 pertandingan Liga Premier setelah enam bulan yang mengesankan bersama The Reds.

Ketika ditanya apakah Diaz dapat mempelajari sentuhan skor Mane, Klopp menegaskan bahwa gaya sepak bola akan menuntut striker untuk mencetak banyak gol.

"Itulah cara kami bermain," kata Klopp dikutip dari 90min, Senin (15/8/2022). "Itulah cara kami membawa anak-anak ke dalam situasi tersebut. Tentu saja ini tentang apakah itu ada dalam diri Anda atau tidak," ujarnya.

Klopp menegaskan ini adalah cara tim bermain, mulai dari cara memposisikan para pemain, bagaimana melindungi para pemain, bagaimana mereka memenangkan bola kembali, dan bagaimana para pemain dapat menggunakan kecepatan mereka di momen-momen penting. Menurutnya skuad akan berada dalam banyak situasi mencetak gol dan itu membuatnya menjadi pemain yang selalu diingat.

"Sadio mencetak tiga gol melawan kami (dalam dua pertandingan) ketika dia bermain untuk Southampton, tetapi dia tidak mencetak gol setiap minggu. Dia bahkan tidak memulai pertandingan ketika dia mencetak dua gol melawan kami. Konsistensi datang dengan percaya diri, dengan rekan satu tim dan dengan struktur permainan kami. Itulah yang sedang kami kerjakan," ujarnya.

"Cara kami bermain harus membantu striker, cara kami bermain harus membantu lini terakhir bek karena semua orang terlibat. Itu juga sedikit mengapa gelandang dianggap tidak cukup mencetak gol, karena mereka terlibat dalam menjaga segala sesuatunya bersama-sama. Potensi itu ada," tegas Klopp.

Klopp melanjutkan dengan menekankan bahwa dia tidak khawatir tentang kembalinya Diaz yang terbatas di depan gawang, mendukung pemain Kolombia itu untuk mulai mengumpulkan angka begitu dia kembali ke kebugaran pertandingan penuh.

"Kami mengerjakannya (penyelesaian) tetapi tidak dengan Luis secara khusus,” kata Klopp. "Kami tidak mengeluarkannya karena dua lainnya mencetak gol dan dia tidak, jadi kami menunjukkan kepadanya caranya.

Itu tidak perlu. Ini bukan masalah. Anda tidak bisa memaksanya. Kami berbicara minggu lalu tentang orang-orang yang bertanya, 'Bagaimana Anda bisa bermain tanpa Sadio?' ketika pada bulan November dan Desember semua orang memikirkan kapan dia akan mencetak gol berikutnya," ujarnya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement