Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

 

4 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pedestrian Baru di Yogyakarta Mulai Alih Fungsi

Selasa 16 Aug 2022 16:11 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Ilham Tirta

Jalur pedestrian (ilustrasi)

Jalur pedestrian (ilustrasi)

Foto: Wihdan Hidayat/ Republika
Pedestrian Jalan Ahmad Dahlan menjadi area parkir pelanggan rumah makan dan warung.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Forum Pemantau Independen (Forpi) Yogyakarta melakukan pemantauan terhadap fasilitas umum pedestrian di Jalan Ahmad Dahlan dan Jalan Senopati. Kali ini, pemantauan difokuskan pada pemanfaatan kawasan pedestrian.

 

Kawasan tersebut seharusnya memang dikhususkan bagi pejalan kaki dan bukan dialih fungsikan sebagai lahan parkir baru maupun lahan untuk pedagang kaki lima (pkl). Dari pantauan, terlihat beberapa tempat usaha di Jalan Ahmad Dahlan, baik yang berupa rumah makan maupun warung usaha dengan pelanggan yang memarkir kendaraan di pedestrian.

Baca Juga

Padahal, lokasi pedestrian itu baru diresmikan pada akhir Desember 2021, lalu. Artinya, belum genap satu tahun proyek tersebut. "Dengan menghabiskan anggaran Dana Keistimewaan DIY sebesar Rp 9,5 miliar. Namun, sebagian besar dialihfungsikan sebagai lahan parkir baru, sangat disayangkan," kata Anggota Forpi Yogyakarta, Baharuddin Kamba, Senin (15/8/2022).

Kawasan pedestrian seharusnya dikhususkan untuk pejalan kaki. Namun, kawasan pedestrian itu tidak cuma digunakan sebagai lahan parkir baru, tetapi untuk tempat usaha.

Beberapa pembatas jalan di kawasan pedestrian Jalan Ahmad Dahlan rusak. Bahkan, tidak sedikit dijadikan tempat buang sampah karena penutupnya hilang. Karenanya, Forpi mengajak pula wisatawan dan masyarakat mengawasi dan merawat.

"Termasuk, komunitas juru parkir serta PKL untuk bersama-sama turut mengawasi dan merawat fasiltas umum yang ada di sekitar kawasan pedestrian Jalan Ahmad Dahlan Kota Yogyakarta," ujar dia.

Ia meminta dinas-dinas terkait agar dalam waktu yang tidak lama melakukan pendataan dan perbaikan atas fasilitas umum. Terutama, yang mengalami kerusakan di kawasan pedestrian Jalan Ahmad Dahlan Kota Yogyakarta tersebut.

Di Jalan Senopati sedang berlangsung penataan pedestrian di kawasan itu. Forpi berharap, proyek penataan yang memakai Dana Keistimewaan DIY dengan nilai kontrak Rp 12,2 miliar itu berjalan sesuai aturan-aturan yang ada.

Artinya, pengerjaan tidak hanya tepat waktu pada pertengahan Desember 2022, tapi tepat pula dari segi kualitas dan kuantitas. Sehingga, Baharuddin menekankan, proyek yang dikerjakan tidak cuma kejar tayang, tapi memperhatikan kualitas.

"Kualitas bahan bangunan sangat perlu diperhatikan," kata Baharuddin.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 

BERITA TERKAIT

 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile