Wednesday, 9 Rabiul Awwal 1444 / 05 October 2022

Wednesday, 9 Rabiul Awwal 1444 / 05 October 2022

 

9 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Wapres: Tantangan Pendiri Bangsa dan Masyarakat Hari Ini Berbeda

Selasa 16 Aug 2022 23:44 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Andi Nur Aminah

Wapres RI, Maruf Amin

Wapres RI, Maruf Amin

Foto: Satwapres
Masyarakat Indonesia saat ini menghadapi berbagai ujian berat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan semangat kebangkitan nasional yang melahirkan kemerdekaan harus senantiasa menjadi jiwa seluruh bangsa Indonesia dalam mengisi kemerdekaan. Meskipun, kata Ma'ruf tantangan yang dihadapi para pahlawan dan pendiri bangsa berbeda dengan masyarakat Indonesia hari ini.

 

"Tantangan yang dihadapi para pahlawan dan pendiri bangsa saat merebut kemerdekaan memang berbeda dengan tantangan yang kita hadapi hari ini maupun di masa depan," kata Ma'ruf dalam video ucapan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-77, Rabu (17/8/2022).

Baca Juga

Ma'ruf mengatakan, jika pendiri bangsa dan pahlawan berjuang merebut kemerdekaan, maka masyarakat Indonesia saat ini menghadapi berbagai ujian berat. Mulai dengan pandemi Covid-19, konflik internasional, serta ancaman krisis pangan dan energi serta perubahan iklim di masa depan.

"Namun perjuangan dan kegigihan kita dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan harus sama kuatnya dengan para pahlawan kemerdekaan," kata Ma'ruf.

Karena itu, Ma'ruf mengajak seluruh elemen bangsa bersatu dan bersinergi agar Indonesia segera pulih dari dampak krisis dan bangkit menjadi negara yang lebih kuat. Dia mengatakan, tantangan di masa depan adalah perubahan yang begitu cepat. Karena itu, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah model terpenting untuk bisa mengelola perubahan dan sekaligus memenangkan persaingan global.

Menurutnya, Presidensi G-20 Indonesia menjadi momentum untuk menularkan semangat bangkit dan pulih tersebut. "Kita tularkan semangat pulih lebih cepat bangkit lebih kuat kepada bangsa-bangsa lain agar kemajuan dan kesejahteraan di tingkat nasional kawasan dan global dapat kita wujudkan," katanya.

"Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan inayahnya dan meridhoi setiap upaya yang kita lakukan, Dirgahayu Republik Indonesia, pulih Negeriku, bangkit bangsaku jayalah Indonesia, merdeka!," katanya.

 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile