Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

 

3 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Polresta Tangerang Musnahkan 43 Kg Narkoba

Rabu 17 Aug 2022 07:42 WIB

Rep: Eva Rianti / Red: Nur Aini

Petugas berjaga di dekat alat Incinerator saat pemusnahan narkoba ilustrasi

Petugas berjaga di dekat alat Incinerator saat pemusnahan narkoba ilustrasi

Foto: ANTARA/Fikri Yusuf
Pemusnahan narkoba dari pengungkapan kasus narkoba pada Mei hingga Juni 2022.

REPUBLIKA.CO.ID,TANGERANG -- Polresta Tangerang memusnahkan sebanyak 43 kilogram (kg) sabu dan narkoba jenis lainnya, Rabu (17/8/2022). Pemusnahan narkoba tersebut dilakukan pascapelaksanaan upacara kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia (RI) di Lapangan Maulana Yudha Negara, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. 

 

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma mengatakan, pemusnahan narkoba tersebut merupakan hasil pengungkapan sindikat besar pengedar narkoba jenis sabu dan ekstasi lintas provinsi dan lintas negara. Pemusnahan narkoba tersebut merupakan pengungkapan kasus narkoba pada Mei hingga Juni 2022.

Baca Juga

Kasus tersebut, kata Romdhon, merupakan jaringan pengedar narkoba lintas provinsi hingga lintas negara. Dari pengungkapan kasus itu, ada tujuh tersangka yang dibekuk karena terlibat dalam peredaran narkotika, yakni ASY (28 tahun), DS (27), DM (23), MI (25), BY (54), RBS (26) dan ADS (28). 

"Total penyitaan barang bukti narkoba dari sindikat pengedar narkoba lintas provinsi lintas negara ini pasca dilakukan penimbangan sebanyak 43,2 kg sabu dan 494 butir ekstasi," kata Romdhon, Rabu (17/8/2022). 

Sebelum dilakukan pemusnahan, terlebih dahulu dilakukan tes identifikasi barang bukti narkoba dengan menggunakan metode cek warna oleh Puslabfor Mabes Polri untuk memeriksa keaslian narkotika. Pemusnahan itu dilakukan dengan cara dibakar menggunakan kendaraan khusus pemusnah narkotika. 

Romdhon menjelaskan, selain barang bukti narkotika, pihak kepolisian juga menerapkan tindak pidana pencucian uang kepada pelaku. Hal itu terungkap dari pendalaman dan penembangan yang dilakukan terhadap para tersangka. 

"Kami melakukan pengembangan dan berhasil menangkap ASP (25) di Kalimantan Barat yang merupakan anak tersangka BY (54) dari perkawinannya dengan istri yang kedua. Dari penangkapan ini petugas melakukan penyitaan aset baik harta bergerak maupun tidak bergerak dan berhasil menyita uang tunai sebesar Rp. 1.101.806.700, satu unit mobil Daihatsu Feroza dan satu unit mobil Wuling Confero," ujarnya. 

Dengan masih banyaknya kasus narkoba di wilayah hukum Polresta Tangerang, Romdhon memastikan pihaknya terus berupaya memberantas bentuk peredaran narkotika. "Tidak ada satupun kejahatan narkoba yang kita toleransi, ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polresta Tangerang," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile