Kamis 18 Aug 2022 10:20 WIB

Juventus Kini Percepat Proses Transfer Memphis Depay

Cederanya Di Maria memaksa Juve harus mendapatkan winger baru..

Red: Gilang Akbar Prambadi
Pemain Barcelona Memphis Depay merayakan setelah mencetak gol pembuka timnya selama pertandingan sepak bola La Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Celta Vigo di stadion Camp Nou di Barcelona, ????Spanyol, Selasa, 10 Mei 2022.
Foto: AP/Joan Monfort
Pemain Barcelona Memphis Depay merayakan setelah mencetak gol pembuka timnya selama pertandingan sepak bola La Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Celta Vigo di stadion Camp Nou di Barcelona, ????Spanyol, Selasa, 10 Mei 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Juventus tengah mempercepat proses transfer penyerang Memphis Depay dari Barcelona musim panas ini, tulis laman Football Italia, Kamis (18/8/2022).

Juventus menempuh langkah ini setelah penyerang sayap baru Angel Di Maria cedera saat menghadapi Sassuolo akhir pekan lalu.

Baca Juga

Di Maria terpaksa absen sampai 25 hari sehingga menambah daftar cedera Juventus setelah gelandang Paul Pogba dan penyerang sayap Federico Chiesa terpaksa menepi beberapa bulan ke depan.

Berdasarkan laporan Calciomercato, Juventus kini intensif berbicara dengan Depay agar mencapai kesepakatan pribadi dalam waktu dekat. Meski begitu, pemain asal Belanda itu harus merampungkan pemutusan kontrak dengan Barcelona dan kini kesepakatan biaya kompensasi masih terpaut beberapa juta euro lagi.

Percepatan dilakukan Juventus agar bisa memenangkan persaingan mendapatkan Depay yang menarik perhatian Chelsea dan Tottenham, namun Bianconeri telah mencapai kesepakatan awal.

Juventus kemungkinan mengikat pemain berusia 28 tahun itu dengan kontrak dua tahun senilai 6 juta euro (Rp 90 miliar) per musim.

Depay datang ke Barcelona pada Juli 2021 dari Olympique Lyon tanpa biaya transfer dan sejauh ini tampil pada 38 pertandingan Blaugrana untuk mencetak 13 gol dan dua assist.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement