Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

 

3 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kebiasaan Masak Terbaik yang Bisa Menyehatkan Jantung

Kamis 18 Aug 2022 12:53 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Qommarria Rostanti

Kebiasaan masak terbaik yang bisa menyehatkan jantung. (ilustrasi).

Kebiasaan masak terbaik yang bisa menyehatkan jantung. (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com.
Konsumsi lemak jenuh dalam jumlah tinggi bisa meningkatkan risiko penyakti jantung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tak ada satu makanan ajaib yang bisa mencegah terjadinya penyakit jantung. Akan tetapi, risiko penyakit jantung bisa diturunkan hanya dengan membuat perubahan kecil pada kebiasaan memasak.

 

Menurut studi dalam Journal of the American College of Cardiology, salah satu perubahan kebiasaan terbaik untuk kesehatan jantung adalah mengganti lemak jenuh dengan minyak zaitun saat memasak. Lemak jenuh ini bisa berupa mentega, margarin, lemak susu, atau mayones.

Baca Juga

Studi ini melibatkan lebih dari 60 ribu wanita dan 30 ribu pria sebagai partisipan. Hasil studi menunjukkan bahwa mengganti lemak jenuh dengan minyak zaitun saat memasak dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner dan penyakit kardiovaskular.

Seperti diketahui, konsumsi lemak jenuh dalam jumlah yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakti jantung. Alasannya, asupan lemak jenuh dapat mengganggu kadar kolesterol di dalam tubuh.

American Heart Association juga merekomendasikan agar lemak jenuh hanya dikonsumsi sekitar 5-6 persen dari total kebutuhan kalori harian. Bagi orang-orang yang membutuhkan asupan 2.000 kalori per hari, batas lemak jenuh yang dapat dikonsumsi adalah sekitar 13 gram per hari.

Sebagai perbandingan, satu sendok makan mentega mengandung sekitar tujuh gram lemak jenuh. Akan tetapi, satu sendok makan minyak zaitun hanya mengandung kurang dari dua gram lemak jenuh.

Seperti dilansir Eat This Not That, Kamis (18/8/2022), minyak zaitun tak hanya unggul dalam hal kandungan lemak jenuh yang lebih rendah. Menurut studi dalam Endocrine, Metabolic & Immune Disorders, minyak zaitun juga baik bagi kesehatan jantung karena bersifat antiinflamasi dan mengandung antioksidan. Keduanya dapat membantu memelihara kesehatan jantung dan tubuh.

Dengan kata lain, mengganti mentega atau lemak jenuh lain dengan minyak zaitun dapat mengurangi asupan lemak jenuh dalam keseharian. Di saat yang sama, konsumsi minyak zaitun dapat meningkatkan asupan lemak yang sehat dan antioksidan. 

 

Sumber: https://www.eatthis.com/best-cooking-habit-heart-disease/b

 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile