Jumat 19 Aug 2022 15:11 WIB

In Picture: Harga Telur Ayam Meroket

Harga telur ayam mengalami kenaikan dari Rp 27 ribu menjadi Rp 32 ribu..

Rep: Abdan Syakura / Red: Yogi Ardhi

Pedagang menata telur ayam di kiosnya di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Jumat (19/8/2022). Pedagang di pasar tersebut menyatakan, harga telur ayam mengalami kenaikan dari Rp27 ribu menjadi Rp32 ribu. (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

Pedagang menata telur ayam di kiosnya di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Jumat (19/8/2022). Pedagang di pasar tersebut menyatakan, harga telur ayam mengalami kenaikan dari Rp27 ribu menjadi Rp32 ribu. (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

Pedagang menata telur ayam di kiosnya di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Jumat (19/8/2022). Pedagang di pasar tersebut menyatakan, harga telur ayam mengalami kenaikan dari Rp27 ribu menjadi Rp32 ribu. (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

Pedagang menata telur ayam di kiosnya di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Jumat (19/8/2022). Pedagang di pasar tersebut menyatakan, harga telur ayam mengalami kenaikan dari Rp27 ribu menjadi Rp32 ribu. (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

Pedagang telur ayam melayani pembeli di kiosnya di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Jumat (19/8/2022). Pedagang di pasar tersebut menyatakan, harga telur ayam mengalami kenaikan dari Rp27 ribu menjadi Rp32 ribu. (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

Pedagang menata telur ayam di kiosnya di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Jumat (19/8/2022). Pedagang di pasar tersebut menyatakan, harga telur ayam mengalami kenaikan dari Rp27 ribu menjadi Rp32 ribu. (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pedagang menata telur ayam di kiosnya di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Jumat (19/8/2022). Pedagang di pasar tersebut menyatakan, harga telur ayam mengalami kenaikan dari Rp 27 ribu menjadi Rp 32 ribu.

Menurut salah seorang anggota paguyuban peternak, kenaikan dipicu oleh aksi beli pedagang untuk menyuplai bansos.

sumber : Republika
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement