Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

 

4 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tersangka Pembunuhan Muslim di Albuquerque Resmi Ditahan

Jumat 19 Aug 2022 13:28 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah

Altaf Hussain menangis di makam saudaranya Aftab Hussein di Pemakaman Fairview Memorial Park di Albuquerque, New Mexico, Amerika Serikat (AS), Jumat (5/8/2022). Aftab Hussein merupakan Muslim korban penembakan. Tersangka Pembunuhan Muslim di Albuquerque Resmi Ditahan

Altaf Hussain menangis di makam saudaranya Aftab Hussein di Pemakaman Fairview Memorial Park di Albuquerque, New Mexico, Amerika Serikat (AS), Jumat (5/8/2022). Aftab Hussein merupakan Muslim korban penembakan. Tersangka Pembunuhan Muslim di Albuquerque Resmi Ditahan

Foto: Chancey Bush/The Albuquerque Journal via AP
Jaksa menilai tersangka pembunuhan berbahaya bagi keluarganya dan masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, ALBUQUERQUE -- Tersangka pembunuhan Muslim di New Mexico yang telah didakwa atas dua kasus pembunuhan resmi ditahan. Alasan penahanan karena jaksa berpendapat pelaku mungkin bahaya bagi keluarganya sendiri dan komunitas yang lebih besar.

 

Jaksa merujuk pada catatan kriminal Muhammad Syed (51 tahun) sebelumnya, termasuk tuduhan kekerasan dalam rumah tangga dan kasus di mana ia menolak berhenti untuk penegakan hukum setelah melanggar lampu merah. Tuduhan dalam kasus-kasus itu akhirnya dibatalkan, tetapi mereka berpendapat keseharian Syed menunjukkan pola kekerasan.

Baca Juga

"Terdakwa benar-benar tidak mampu mengikuti perintah hukum apa pun. Terdakwa benar-benar tidak menghormati hukum apa pun. Tampaknya dia lebih jauh tidak menghargai kehidupan manusia,” kata Asisten jaksa wilayah, John Duran dilansir dari Fox News, Jumat (19/8/2022).

Empat muslim yang menjadi korban penembakan berasal dari Asia Selatan. Mereka disergap, ditembak, dan dibunuh di Albuquerque sejak November 2021. 

Syed telah didakwa dengan dua tuduhan pembunuhan, tetapi polisi juga telah mengidentifikasi dia sebagai tersangka "paling mungkin" sehubungan dengan pembunuhan lainnya. Namun hingga saat ini, Syed tetap menyangkal terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Polisi masih bekerja untuk menentukan apakah pembunuhan itu pada akhirnya akan diklasifikasikan sebagai kejahatan kebencian. Selama sidang Rabu, pengacara pembela Syed berpendapat bahwa dia tidak memiliki catatan kriminal karena kasus-kasus sebelumnya tidak dilanjutkan. Mereka juga mencoba berargumen dia tidak berisiko melarikan diri dan tinggal di alamat yang sama selama dua tahun.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile