Tuesday, 12 Jumadil Awwal 1444 / 06 December 2022

Tuesday, 12 Jumadil Awwal 1444 / 06 December 2022

12 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Wagub: Kasus Guru Aniaya Murid di SMKN 1 Sudah Selesai

Sabtu 20 Aug 2022 16:57 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengemukakan, kasus guru menganiaya murid di SMKN 1 sudah selesai melalui mediasi yang baik antara guru dan orang tua korban. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memberikan sanksi kepada seorang tenaga pengajar di SMKN 1 Jakar taberupa mutasi dari SMKN 1 imbas dari kasus tersebut.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengemukakan, kasus guru menganiaya murid di SMKN 1 sudah selesai melalui mediasi yang baik antara guru dan orang tua korban. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memberikan sanksi kepada seorang tenaga pengajar di SMKN 1 Jakar taberupa mutasi dari SMKN 1 imbas dari kasus tersebut.

Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja
Wagub DKI menyebut guru penganiaya murid hanya di mutasi bukan dipecat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengemukakan, kasus guru menganiaya murid di SMKN 1 sudah selesai melalui mediasi yang baik antara guru dan orang tua korban. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memberikan sanksi kepada seorang tenaga pengajar di SMKN 1 Jakar taberupa mutasi dari SMKN 1 imbas dari kasus tersebut.

"Guru tersebut mendapatkan sanksi di antaranya dimutasi ke tempat lain. Belum sampai seperti itu ya (dipecat)," ujar Riza di Jakarta, Sabtu. 

Sementara untuk siswa yang berinisial RH, Riza menyebutkan,pihaknya menjamin bahwa siswa tersebut bisa melanjutkan sekolahnya sampai lulus."Kami jamin, sekolah menjamin, dinas jamin, bahwa anak tersebut bisa sekolah di tempat yang sama dengan nyaman dan aman dan baik ke depan," katanya.

Kapolsek Sawah Besar AKP Patar Mula Bona mengatakan, jajarannya telah memeriksa guru yang mengajar mata pelajaran olahraga, diduga melakukan penganiayaan tersebut."Beberapa saksi sudah diperiksa, guru yang bersangkutan juga telah diperiksa," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (18/8).

Selain guru berinisial HT, Patar mengatakan, pihaknya juga telah memeriksa beberapa saksi yang meliputi pihak sekolah maupun murid SMKN 1 Jakarta."Pihak sekolah (sudah diperiksa), kemudian dari kawan-kawan korban lebih dari lima orang, seingat saya sudah lebih lima orang saksi," katanya.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile