Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

10 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Flyover Kopo Kota Bandung akan Resmi Dibuka Awal September 2022

Rabu 24 Aug 2022 03:36 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Nur Aini

Pengendara melintas di Jembatan Layang (Flyover) Kopo saat dilakukan uji coba di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Ahad (22/5/2022). Pemerintah Kota Bandung melakukan uji coba pengoperasian Jembatan Layang Kopo yang memiliki panjang 1,3 kilometer dan lebar 18 meter mulai 19-25 Mei 2022. Foto: Republika/Abdan Syakura

Pengendara melintas di Jembatan Layang (Flyover) Kopo saat dilakukan uji coba di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Ahad (22/5/2022). Pemerintah Kota Bandung melakukan uji coba pengoperasian Jembatan Layang Kopo yang memiliki panjang 1,3 kilometer dan lebar 18 meter mulai 19-25 Mei 2022. Foto: Republika/Abdan Syakura

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Flyover diharapkan mengurai kemacetan di Jalan Kopo dan Jalan Soekarno-Hatta

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Flyover Kopo yang berada di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung akan diresmikan pada awal September tahun 2022 mendatang. Keberadaan flyover diharapkan dapat mengurai kemacetan di wilayah Jalan Kopo dan Jalan Soekarno-Hatta.

"Rencana 2 September akan dimulai (digunakan)," ujar Kabid Keamanan dan Ketertiban Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Asep Kuswara saat ditemui di Balai Kota Bandung, Rabu (24/8/2022).

Baca Juga

Ia mengungkapkan pihaknya juga telah melakukan rekayasa lalu lintas di seputar flyover di jalan Cibaduyut dan jalan Caringin Kota Bandung. Para pengendara diimbau untuk menaati rambu-rambu lalu lintas.

"Rekayasa sudah dilakukan jalan Cibaduyut dan Jalan Caringin di satu arahkan," katanya.

Asep menambahkan keberadaan traffic light di bawah flyover Kopo di Jalan Cibaduyut dan Jalan Kopo akan dievaluasi apakah akan difungsikan kembali atau tidak. Pertimbangannya terkait apakah akan mengurai kemacetan atau tidak.

"Awalnya dulu dibangun cara bertindak sama seperti dulu traffic light difungsikan tapi usulan dan teman-teman traffic light dimatikan u turn digeser. Sesuai pekerjaan kontrak traffic light akan difungsikan kembali kami akan menganalisi," ungkapnya.

Ia melanjutkan pembangunan drainase di jalur Leuwipanjang berkontribusi terhadap kemacetan pada sore hari. Asep mengatakan kemacetan di Kota Bandung terjadi pada pagi, siang, dan sore hari tetapi masih bergerak.

"Kemacetan pagi karena ada anak sekolah dan orang yang bekerja, siang pulang sekolah dan sore pulang kerja," katanya.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile