Saturday, 2 Jumadil Awwal 1444 / 26 November 2022

Saturday, 2 Jumadil Awwal 1444 / 26 November 2022

2 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Gempa di Padang Akibat Adanya Aktivitas Sesar

Senin 29 Aug 2022 14:20 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Teguh Firmansyah

Gempa. Ilustrasi

Gempa. Ilustrasi

Foto: Reuters
Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahada, mengatakan gempa bumi berkekuatan 4,4 yang mengguncang Kota Padang dan Kabupaten Kepulauan Mentawai hari ini, Senin (29/8) merupakan gempa bumi jenis dangkal. Penyebabnya adalah karena adanya aktivitas sesar.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat aktivitas sesar,” kata Suaidi.

Baca Juga

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki parameter terletak pada koordinat 1,12 Lintang Selatan dan 100,30 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di laut pada 21 kilometer Barat Daya Padang dengan kedalaman 44 kilometer. BMKG mengimbau masyarakat agar tidak gusar dan tidak termakan informasi yang tidak benar.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa sebelum kembali ke dalam rumah,” ucap Suaidi.

 

Sementara itu Kepala Badan Pelaksana (Kalaksa) BPBD Mentawai, Novriadi, mengatakan jumlah pengungsi akibat gempa Mentawai, Sumatera Barat, terus bertambah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan, saat ini adalah

2.326 orang yang mengungsi.

“Secara total hingga sore ini ada 2.326 jiwa yang mengungsi dari 494 Kepala Keluarga. Masing-masing, 1.188 orang perempuan dan 1.138 laki-laki,” kata Novriadi, Senin (29/8).

Ia menyebut  semua pengungsi berasal dari 7 dusun yang ada di Desa Simalegi, Kecamatan Siberut Barat. Tujuh dusun tersebut adalah Saboilogkat, Sute’uleu, Muara Selatan, Muara Utara, Betaet Utara, Betaet Selatan dan Sakaldhat Mereka yang mengungsi khawatir akan terjadi gempa susulan.

Menurut Novriadi, tim BPBD sudah bergerak ke lokasi untuk mendistribusikan bantuan. Di lokasi sudah disiapkan tenda dan kita distribusikan bantuan dan logistik darurat,” tambah dia.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile