Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

4 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pelni Ambon Pastikan Tarif Kapal tidak Naik

Selasa 06 Sep 2022 10:07 WIB

Red: Qommarria Rostanti

PT Pelni cabang Ambon memastikan tidak akan ada kenaikan tarif kapal seusai kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Ambon, Maluku. (ilustrasi)

PT Pelni cabang Ambon memastikan tidak akan ada kenaikan tarif kapal seusai kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Ambon, Maluku. (ilustrasi)

Foto: Antara/Izaac Mulyawan
Tarif kapal di Ambon masih berada di harga lama.

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- PT Pelni cabang Ambon memastikan tidak akan ada kenaikan tarif kapal seusai kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Ambon, Maluku.

"Kami pastikan Pelni tidak ada kenaikan harga tiket. Tetap masih eksis di harga yg lama karena kan BBM-nya subsidi," kata Kepala Operasional PT Pelni cabang Ambon, Said Muhammad Assagaf, di Ambon, Maluku, Selasa (6/9/2022).

Baca Juga

Dia mengatakan, meskipun ke depannya belum tahu apa keputusan pemerintah untuk kenaikan tarif kapal Pelni. Tapi diharapkan masyarakat mengerti bahwa apa pun kebijakannya, ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah untuk melayani masyarakat.

"Semoga masyarakat tahu ini salah satu keberpihakan pemerintah untuk melayani masyarakat yang menggunakan akomodasi milik negara," ujarnya. 

Pemerintah resmi mengumumkan kenaikan harga BBM penugasan, subsidi, hingga non subsidi. Penyesuaian harga BBM tersebut berlaku satu jam sejak diumumkannya pada Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30 WIB. Adapun ketiga BBM tersebut antara lain yakni Pertalite, Solar, hingga Pertamax. Rinciannya yakni Pertalite naik dari Rp 7.650 menjadi Rp 10.000 per liter. Solar naik dari Rp 5.150 menjadi Rp 6.800 per liter, sementara Pertamax mengalami kenaikan dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.

Namun untuk BBM jenis non subsidi kenaikan harga tersebut berbeda di setiap wilayah masing-masing. Seperti di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur hingga Papua. Di Provinsi Maluku sendiri, Solar Rp 6.800, Pertalite Rp 10 ribu, Pertamax Rp 14.850, dan Dexlite Rp 17.450.

 

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile